JAKARTA, CYBERNUSANTARA1.ID — Dunia pendidikan hukum Indonesia kembali memperoleh energi baru dengan diangkatnya Prof. Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., CPL., CPCLE., ACIArb., CPM., CPC., CPA., CPArb., CPLI., CIPM sebagai Koordinator Kelas Internasional Program Magister Hukum Konsentrasi Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA).
Pengangkatan ini menjadi momentum penting bagi UNSURYA dalam memantapkan komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berorientasi global, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan sistem penyelesaian sengketa modern.
Saat dihubungi, Prof. Sabela Gayo menegaskan bahwa penyelenggaraan Kelas Internasional APS merupakan kebutuhan strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia hukum Indonesia.
“Era global mengharuskan para praktisi hukum menguasai lebih dari sekadar teori. Mereka harus memahami dinamika arbitrase internasional, mampu berkomunikasi hukum dalam bahasa Inggris, serta adaptif dalam lingkungan lintas negara. Kelas internasional ini dirancang untuk itu,” ujar Prof. Sabela Rabu 19 Oktober 2025.
Baca Juga Berita Ini 👇👇👇:
Dengan pengalaman panjang di bidang arbitrase, mediasi, penyelesaian sengketa internasional, serta berbagai sertifikasi profesional, Prof. Sabela menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang ilmiah sekaligus aplikatif.
Pembelajaran Berbasis Global, Berbahasa Inggris
Kelas internasional ini akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami substansi APS, tetapi juga terbiasa menggunakan terminologi hukum internasional secara tepat.
“Penyelesaian sengketa internasional membutuhkan ketelitian, etika, dan kemampuan analitis yang kuat. Bahasa adalah instrumen utama. Melalui kelas internasional ini, mahasiswa akan dibiasakan berpikir, berdiskusi, dan menyusun argumen hukum dalam standar global,” katanya.
Teori Hukum dengan Praktik Sengketa Internasional
Program Magister Hukum APS UNSURYA dirancang untuk menghadirkan pembelajaran diantaranya:
- Mengintegrasikan teori hukum dan praktik penyelesaian sengketa
- Berbasis studi kasus arbitrase dan mediasi internasional
- Mendorong penelitian hukum berwawasan global
- Menguatkan kemampuan analitis dan argumentasi ilmiah
- Menanamkan etika dan integritas dalam profesi penyelesaian sengketa
Dengan kepemimpinan akademik Prof. Sabela Gayo sebagai Koordinator Kelas Internasional, UNSURYA menargetkan lahirnya generasi ahli penyelesaian sengketa yang kompeten, berdaya saing, dan siap terlibat dalam berbagai forum hukum internasional.
UNSURYA Menuju Pusat Keunggulan APS
Penyelenggaraan Kelas Internasional Magister Hukum APS ini dipandang sebagai langkah besar UNSURYA dalam memperkuat posisinya sebagai kampus yang progresif dalam bidang penyelesaian sengketa.
“Indonesia membutuhkan lebih banyak ahli penyelesaian sengketa yang mampu tampil di panggung internasional. UNSURYA mengambil bagian dalam tugas besar itu. Kelas ini adalah pintu menuju masa depan bagi para mahasiswa hukum yang ingin berada di barisan depan,” ucapnya mengakhiri.
Dengan spirit akademik yang kokoh dan visi global yang kuat, UNSURYA kini menapaki babak baru dalam kontribusinya terhadap pengembangan pendidikan hukum modern di Indonesia.
(Redaksi)










