CIANJUR, CYBERNUSANTARA1.ID — Sosok Aa Jaelani, S.H., semakin dikenal sebagai figur advokat progresif yang tak hanya aktif di ruang sidang, tetapi juga berperan dalam organisasi profesi. Selain menjalankan praktik hukum, ia tercatat aktif di Kongres Advokat Indonesia (KAI) dan mengemban amanah sebagai Sekretaris DPD ADVOKAI Jawa Barat.
Perannya kembali menjadi sorotan setelah sukses mengawal perkara penipuan dan penggelapan dana desa yang melibatkan aparatur Desa Mekar Galih hingga berujung pada vonis tegas di Pengadilan Negeri Cianjur.

Majelis hakim menjatuhkan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara kepada Kepala Desa Mekar Galih, Taryat Dibatra, sementara bendahara desa, Puji Astuti, divonis 2 tahun 6 bulan penjara.
Aktif Berorganisasi, Tajam di Persidangan
Kiprah Aa Jaelani di Kongres Advokat Indonesia menunjukkan komitmennya dalam memperkuat profesi advokat. Sebagai Sekretaris DPD KAI Jawa Barat, ia turut berperan dalam mendorong peningkatan kualitas, integritas, dan profesionalisme advokat di Indonesia.
Di sisi lain, di ruang sidang ia dikenal tegas, sistematis, dan fokus pada pembuktian. Perpaduan antara pengalaman organisasi dan praktik litigasi menjadikannya figur advokat yang lengkap.

Kawal Perkara Hingga Tuntas
Dalam kasus dana desa ini, Aa Jaelani bertindak sebagai kuasa hukum korban dan mengawal perkara sejak awal hingga putusan. Ia memastikan setiap tahapan proses hukum berjalan transparan dan berpihak pada keadilan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Polres Cianjur dan Kejaksaan Negeri Cianjur atas kinerja profesional dalam mengungkap dan menuntaskan kasus tersebut.
“Penegakan hukum harus memberikan rasa keadilan. Kasus ini menjadi bukti bahwa hukum masih bisa diandalkan oleh masyarakat,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.
Dekat dengan Korban, Kuat di Prinsip
Bagi korban, Ayu Ida, sosok Aa Jaelani bukan hanya pengacara, tetapi juga pendamping yang konsisten dan memberi rasa aman selama proses hukum berlangsung.
Kasus ini bermula dari praktik “dana talangan” pada periode 2020–2022 yang berujung pada kerugian korban. Melalui proses panjang, fakta-fakta berhasil diungkap hingga majelis hakim menjatuhkan vonis.
Figur Advokat Berintegritas
Keberhasilan ini mempertegas posisi Aa Jaelani sebagai figur advokat yang tidak hanya piawai di bidang hukum, tetapi juga aktif membangun ekosistem profesi melalui organisasi.
Perpaduan antara peran struktural di Kongres Advokat Indonesia dan kiprah nyata di lapangan menjadikannya representasi advokat modern—berintegritas, progresif, dan berpihak pada keadilan.













