Resmi Terbentuk Indonesia – Philippines Legal & Business Advisory Center

BERITA UTAMA2150 Dilihat
banner 468x60

Manila, Filipina, CYBERNUSANTARA1.ID – Presiden Dewan Sengketa Indonesia Prof. Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., yang saat ini berada di Manila Filipina meresmikan Indonesia – Filipina Legal & Business Advisory Center, Rabu 17 Juli 2024.

Dalam release resminya, Prof. Sabela Gayo mengatakan bahwa Law Firm SABELA GAYO & PARTNERS telah mencapai kesepahaman dengan beberapa mitranya Firma Hukum di Philippines yaitu Sixto Jose C. Antonio Law Firm and Jeffrey B. Constantino from Cadiz Tabayoyong Hilado & Constantino Law Office Philippines.

Baca Juga Berita Ini 👇👇👇:

https://cybernusantara1.id/2024/07/17/dsi-gelar-pertemuan-dengan-duta-ri-republik-filipina/

“Kesepahaman tersebut tercapai di sela-sela diskusi pada saat Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Dewan Sengketa Indonesia (DSI) dan Philippine International Center for Conflict Resolution (PICCR), 16 – 17 Juli 2024 di Manila, Philippines,” terang Prof. Sabela Gayo dalam release resminya.

Diketahui, kesepahaman tersebut akan ditindak lanjuti dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU oleh Managing Director Law Firm SABELA GAYO & PARTNERS yaitu Prof. Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., CPL., CPCLE., ACIArb., CML., CPM., CPC., CPA., CPArb., CPLi. dan beberapa Law Firm tersebut di Manila, Philippines.

Baca Juga Berita Ini 👇👇👇:

“Law Firm SABELA GAYO & PARTNERS (SGP) melihat ada beberapa peluang penanganan sengketa lintas batas negara / internasional yang dapat ditangani secara bersama oleh Law Firm SABELA GAYO & PARTNERS (SGP) dan beberapa mitra Law Firmnya di Manila Philippines yaitu sengketa Kontrak Perdagangan, sengketa Kontrak Internasional, konstruksi, Hak Kekayaan Intelektual, Perkara Trans-National Organized Crime, sengketa Agraria (Pertanahan), sengketa Perbankan / Institusi Keuangan, sengketa kepabeanan, sengketa maritime, sengketa perburuhan, sengketa Pertambangan dan Migas,” ungkapnya.

“Sengketa – sengketa tersebut merupakan sengketa yang sering terjadi dan melibatkan pelaku yang berasal dari Philippines dan Indonesia,” tambahnya.

“Law Firm SABELA GAYO & PARTNERS (SGP) dan beberap mitra law Firm nya di Manila Phlippines juga sepakat untuk mendirikan mekanisme penanganann perkara lintas batas negara dengan mendirikan INDONESIA – PHILIPPINES LEGAL & BUSINESS ADVISORY CENTER. Forum ini akan menjadi wadah berkumpulnya para konsultan hukum profesional, Lawyer profesional, Ahli Hukum Kontrak Profesional dan tenaga teknis profesional lainnya dari kedua negara di bidang Hukum ternasuk Mediator, Arbiter, Konsiliator, Ajudikator dan Praktisi Dewan Sengketa,” paparnya.

Baca Juga Berita Ini 👇👇👇:

Prof. Sabela Gayo juga menegaskan bahwa Semua keahlian tersebut nantinya akan bernaung di bawah bendera INDONESIA – PHILIPPINES LEGAL & BUSINESS ADVISORY CENTER.

“Semoga dengan hadirnya forum INDONESIA – PHILIPPINES LEGAL & BUSINESS ADVISORY CENTER tersebut dapat memberikan nasehat dan konsultansi hukum di tahap awal kepada para pihak yang membutuhkan jasa hukum dari kedua negara, mengawal dan menyelesaikan sengketa – sengketa yang terjadi diantara kedua negara secara efektif, efisien, profesional dan bermartabat,” pungkasnya.

Sumber : Dewan Sengketa Indonesia (DSI)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *