Manila, Filipina, CYBERNUSANTARA1.ID – Dewan Sengketa Indonesia (DSI) yang diketahui merupakan sebuah lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) yang didirikan oleh para Mediator / Ajudikator / Konsiliator / Arbiter bersertifikat dan kompeten dimana telah berhasil meraih penghargaan rekor MURI kembali menyampaikan kabar gembira.
Hal itu terkait pertemuan Delegasi Dewan Sengketa Indonesia (DSI) / Indonesia Dispute Board (IDB) bersama Philippine Dispute Resolusi Center Incorporated (PDRCI) di Mckinley Town Center Taguig City, Metro Manila, Filipina, Rabu, 17 Juli 2024.
Baca Juga Berita Ini 👇👇👇:
https://cybernusantara1.id/2024/07/17/peresmian-indonesia-filipina-legal-business-advisory-center-di-manila-filipina/
Diketahui, (PDRCI) adalah organisasi nirlaba non-saham yang didirikan sejak tahun 1996 dari Komite Arbitrase Kamar Dagang dan Industri Filipina (PCCI). PDRCI mempromosikan dan mendorong penggunaan arbitrase, mediasi dan cara-cara lain untuk menghindari atau menyelesaikan perselisihan komersial seperti dewan perselisihan, dan menyediakan layanan penyelesaian perselisihan alternatif (ADR) kepada komunitas bisnis.
Prof. Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., selaku Presiden Dewan Sengketa Indonesia (DSI) mengatakan bahwa pertemuannya bersama Philippine Dispute Resolusi Center Incorporated (PDRCI) merupakan bagian dari rencana program kerjanya.
Baca Juga Berita Ini 👇👇👇:
“Alhamdulillah, pada hari berbagai agenda Dewan Sengketa Indonesia (DSI) di Manila Filipina telah terlaksana dengan baik. Seperti kali kami dapat melaksanakan pertemuan bersama Philippine Dispute Resolusi Center Incorporated (PDRCI) dimana keberadaannya mengelola arbitrase dan mediasi di bidang khusus seperti maritim, perbankan, keuangan, asuransi, sekuritas, dan kekayaan intelektual,” terangnya kepada awak media melalui pesan singkat WhatsApp.
Seperti yang diketahui, lanjutnya, “Dewan Sengketa Indonesia (DSI) saat ini terus meningkatkan dan memperluas jaringan di dunia internasional. Kami berharap dengan terlaksananya pertemuan kali ini DSI dapat berkolaborasi menjalin perjanjian kerjasama dengan Philippine Dispute Resolusi Center Incorporated (PDRCI),” ucapnya mengakhiri.
Sumber : Dewan Sengketa Indonesia (DSI)










