DSI dan UNSURYA Luncurkan Program Kelas Internasional Magister Hukum

banner 468x60

Jakarta, CYBERNUSANTARA1.ID β€” Sebuah tonggak bersejarah dalam pengembangan pendidikan hukum berbasis global resmi terukir melalui Acara Syukuran Peluncuran Program Kelas Internasional (Bahasa Inggris) Magister Hukum Konsentrasi Alternatif Penyelesaian Sengketa, hasil kerja sama antara Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) dan Dewan Sengketa Indonesia (DSI).

Acara penuh makna tersebut digelar pada Senin, 1 Desember 2025, di Hotel Ibis Senen, Jakarta Pusat, dihadiri oleh jajaran pimpinan akademisi, praktisi hukum, tokoh nasional, serta para undangan dari berbagai institusi strategis.

Program kelas internasional ini dirancang menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris, dengan tujuan membentuk lulusan Magister Hukum yang memiliki daya saing global, khususnya dalam bidang Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS), seperti mediasi, arbitrase, konsiliasi, dan bidang-bidang terkait lainnya.

Baca Juga Berita Ini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡:

Presiden Dewan Sengketa Indonesia: Optimisme untuk Indonesia Mendunia

Presiden Dewan Sengketa Indonesia, Prof. Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., CPL., CPCLE., ACIArb., CPM., CPrM., CPT., CCCLE., CPrCD., CML, dalam pernyataannya menyampaikan semangat optimisme, dan keyakinan kuat bahwa program ini akan menjadi lokomotif baru bagi kemajuan penyelesaian sengketa Indonesia di tingkat internasional.

β€œPeluncuran Program Kelas Internasional Magister Hukum ini adalah ikhtiar besar untuk menyiapkan generasi praktisi hukum Indonesia yang tidak hanya unggul secara nasional, tetapi juga mampu berbicara dan bersaing di level global. Ini adalah langkah strategis untuk membawa wajah hukum Indonesia mendunia,” tegas Prof. Sabela Gayo.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara DSI dan UNSURYA bukan sekadar kerja sama kelembagaan, melainkan pertemuan visi besar tentang masa depan keadilan dan perdamaian dunia.

β€œKami ingin melahirkan para mediator, arbiter, dan praktisi penyelesaian sengketa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral, berintegritas, serta menjadi duta perdamaian Indonesia di dunia internasional,” lanjutnya penuh optimisme.

Prof. Sabela juga menegaskan bahwa DSI akan sepenuhnya mendukung program ini melalui penguatan kurikulum berbasis praktik global, jejaring internasional, serta pendampingan langsung dari para pakar penyelesaian sengketa.

Apresiasi Positif dari Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA)

Sementara itu, Pihak Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) menyampaikan apresiasi tinggi atas terjalinnya kerja sama strategis dengan Dewan Sengketa Indonesia.

UNSURYA menilai bahwa kemitraan ini menjadi langkah maju dalam memperkuat kualitas pendidikan hukum berbasis internasional.

Perwakilan UNSURYA menyebut bahwa Program Kelas Internasional ini merupakan jawaban atas tantangan globalisasi hukum, di mana lulusan hukum dituntut tidak hanya memahami hukum nasional, tetapi juga memiliki perspektif lintas negara.

β€œKami bangga dapat berkolaborasi dengan Dewan Sengketa Indonesia, sebuah lembaga yang memiliki reputasi nasional dan internasional dalam pengembangan penyelesaian sengketa. Program ini akan menjadi ruang lahirnya akademisi dan praktisi hukum masa depan yang berkelas dunia,” ujar perwakilan UNSURYA.

UNSURYA juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas, adaptif terhadap perkembangan global, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

Membangun Masa Depan Hukum Indonesia yang Mendunia

Peluncuran Program Kelas Internasional Magister Hukum Konsentrasi Alternatif Penyelesaian Sengketa ini bukan sekadar agenda akademik, melainkan sebuah gerakan besar untuk memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi hukum, perdamaian, dan penyelesaian konflik dunia.

Melalui sinergi antara UNSURYA sebagai institusi pendidikan tinggi dan DSI sebagai lembaga profesi penyelesaian sengketa, Indonesia menegaskan diri sebagai bangsa yang mengutamakan dialog, hukum yang berkeadilan, dan perdamaian global.

Dengan semangat β€œMendunia”, kerja sama ini diharapkan melahirkan generasi unggul yang mampu membawa nama Indonesia harum di panggung internasional melalui jalur keilmuan, diplomasi hukum, dan penyelesaian sengketa yang bermartabat.

Sumber : Dewan Sengketa Indonesia (DSI)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *