Tak Ada Ampun untuk Preman! Maklumat Kapolda Jabar: Intimidasi & Pungli Akan Dilibas

banner 468x60

Bandung, CYBERNUSANTARA1.ID – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kembali menggebrak! Melalui Maklumat Nomor: MAK/2/VII/2025, Kapolda secara resmi menyatakan perang habis-habisan terhadap segala bentuk premanisme di seluruh wilayah hukum Polda Jabar. Aksi intimidasi, pemalakan, hingga penguasaan lahan liar dipastikan akan dibabat habis.

“Premanisme adalah musuh bersama. Kami tidak akan beri ruang sedikit pun untuk aksi-aksi pemerasan, kekerasan, dan keresahan!” tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan, Kamis (31/7/2025).

Maklumat Kapolda: Premanisme Dilarang Total!

Maklumat tersebut menegaskan larangan keras terhadap:

Intimidasi, pemalakan, pengancaman, dan perampasan.

Pungutan liar (pungli) di fasilitas umum dan tempat usaha.

Penguasaan lahan secara ilegal.

Kekerasan fisik maupun psikis untuk mendominasi wilayah tertentu.

Dukungan fasilitas terhadap kelompok preman, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Warga Diminta Ikut Bertindak!

Kapolda Jabar menyerukan partisipasi aktif warga:

Laporkan segala bentuk aksi premanisme ke Polsek terdekat atau Call Center 110.

Jangan takut! Polisi akan melindungi pelapor dan akan menindak tegas tanpa kompromi.

“Maklumat ini bukan sekadar instruksi. Ini adalah pernyataan keberpihakan penuh kami kepada masyarakat yang ingin hidup aman, tenteram, dan bebas dari ketakutan,” tambah Irjen Rudi.

Polisi Diperintahkan Bertindak Keras!

Kapolda Jabar memerintahkan:

Seluruh anggota Polda Jabar untuk melakukan penindakan terukur dan tuntas.

Gunakan diskresi Kepolisian dan proses hukum maksimal terhadap para pelaku.

Libatkan tokoh masyarakat, instansi, dan pemda dalam langkah preemtif & preventif.

Konsekuensi Hukum Nyata!

Siapa pun yang melanggar maklumat ini akan dijerat sanksi hukum keras, sesuai UU yang berlaku. Tidak ada negosiasi. Tidak ada ruang aman bagi pelaku.

“Jika ingin aman, hentikan segala bentuk premanisme sekarang juga. Kami tidak main-main. Masyarakat butuh perlindungan, bukan ketakutan!” tegas Kapolda Jabar.

 

Sumber : Bid Humas Polda Jabar

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *