Bandung, CYBERNUSANTARA1.ID – Siapa sangka, di tengah padatnya kawasan perkotaan Kota Bandung, sebuah lahan sederhana yang ditanami cabai, kangkung, hingga tomat kini menjadi bagian dari gerakan besar menuju ketahanan pangan nasional. Program yang dikenal sebagai Buruan Sae ini mendapat dukungan langsung dari jajaran Polrestabes Bandung sebagai wujud nyata pelaksanaan Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan masyarakat.
Pada Selasa (16/6/2026), personel Polsek Astanaanyar melaksanakan kegiatan sambang warga di kawasan Buruan Sae Sejahtera Bersama, RT 02 RW 06, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan pangan keluarga.
Di lokasi tersebut, anggota Polri bersama warga melakukan pengecekan sekaligus perawatan berbagai tanaman produktif yang telah dibudidayakan. Beragam jenis tanaman seperti cabai rawit, kangkung, bayam, tomat, pakcoy, pandan, hingga kunyit tumbuh subur dan menjadi sumber pangan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menariknya, kegiatan kali ini juga diisi dengan pemasangan loseda berbahan paralon, sebuah sarana penyerapan air yang dirancang untuk menjaga kelembapan tanah dan meningkatkan efektivitas pemanfaatan air bagi tanaman. Inovasi sederhana tersebut dinilai mampu mendukung keberlanjutan pertanian perkotaan yang semakin dibutuhkan di tengah keterbatasan lahan.
Program Buruan Sae sendiri menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, bahkan dari halaman rumah dan lahan kosong yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Dengan pengelolaan yang baik, lahan-lahan tersebut mampu menghasilkan kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga.
Kehadiran Polrestabes Bandung dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui program besar berskala nasional, tetapi juga melalui pendampingan langsung kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam mewujudkan swasembada pangan.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, gerakan Buruan Sae memberikan harapan baru. Dari kebun-kebun kecil di sudut kota, lahir semangat kemandirian yang berpotensi menjadi kekuatan besar bagi masa depan pangan Indonesia.










