BANDUNG | CYBERNUSANTARA1.ID — Kepolisian Daerah Jawa Barat meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah wilayah permukiman warga yang terdampak banjir. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian terhadap rumah-rumah warga yang terpaksa ditinggalkan akibat mengungsi.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa peningkatan patroli difokuskan pada kawasan permukiman kosong guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa tanggap darurat banjir.
“Patroli intensif dilakukan untuk mengantisipasi potensi kejahatan, terutama pencurian barang milik warga yang harus meninggalkan rumahnya karena terdampak banjir,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kepolisian, khususnya bagi warga yang masih bertahan di lokasi banjir dan membutuhkan evakuasi segera.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami, terutama bagi masyarakat yang terjebak banjir dan harus segera dievakuasi,” kata AKBP Fiki, Senin (19/1/2026).
Selain melakukan evakuasi, jajaran Polres Karawang juga menyiagakan personel untuk melakukan pengamanan di rumah-rumah warga yang ditinggalkan selama masa pengungsian. Patroli rutin terus digencarkan guna mencegah terjadinya penjarahan maupun tindak pencurian.
“Kami melakukan penjagaan dan patroli secara berkelanjutan di lingkungan permukiman yang ditinggalkan warga agar situasi tetap aman dan kondusif,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Polres Karawang mengedepankan pendekatan humanis, khususnya saat memberikan imbauan kepada warga agar berpindah ke lokasi yang lebih aman. Sejumlah personel dari Dalmas dan Satpolairud telah dikerahkan untuk mendukung penanganan banjir.
Selain itu, koordinasi dengan Polda Jawa Barat juga dilakukan, termasuk dalam rencana pendirian dapur umum guna memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak banjir.
Sumber: Bid Humas Polda Jawa Barat










