Polda Jabar Tanam Jagung 750 Hektare di Bandung Barat, Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

banner 468x60

BANDUNG | CYBERNUSANTARA1.ID — Komitmen Polda Jawa Barat dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terus diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan. Pada semester awal 2026, Polda Jabar memulai penanaman jagung di lahan seluas 750 hektare yang tersebar di wilayah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan petani. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan turut memberikan apresiasi dengan memberangkatkan dua orang petani untuk melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci Mekkah.

Kapolda Jabar menegaskan, kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan bukan sekadar simbolik, melainkan sebagai fasilitator dan penggerak sejak tahap awal hingga pascapanen.

“Polda Jabar senantiasa bekerja sama dengan seluruh stakeholder, mulai dari Perhutani, Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian, Dinas Tanaman Pangan, Bulog, kelompok tani, hingga BPS. Semua kami libatkan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan, Kamis (29/1/2026).

Selain penanaman jagung, Polda Jabar juga menyalurkan berbagai bantuan kepada Kelompok Tani Subur di Cikalong Wetan, berupa bibit unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pendampingan teknis agar proses tanam hingga panen berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami hadir dari awal, mulai pencarian lahan, pemberian bibit, pupuk, alsintan, pendidikan pertanian, sampai panen dan penyimpanan. Polda Jabar juga memiliki dua gudang penyimpanan hasil panen di Indramayu dan Subang,” jelasnya.

Kapolda Jabar juga menyinggung adanya inovasi produksi pupuk organik dari kotoran ternak yang diinisiasi oleh salah satu staf Polda Jabar sebagai bentuk dukungan terhadap pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani, Endi Suhendi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menilai kehadiran Polri memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan petani dalam mengelola lahan.

“Awalnya kami ragu, tapi dengan dorongan dan dukungan ini kami jadi kuat. Sekarang jelas payung hukumnya, kami tidak lagi takut menggarap lahan,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Entin Suhartini, salah satu petani penerima program umroh.

“Haturnuhun Bapak Kapolda Jabar yang telah memberangkatkan kami ke Tanah Suci,” ucapnya haru.

Menurut Endi, program ketahanan pangan ini telah menyerap sekitar 250 tenaga kerja lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Ini menjadi keberkahan bagi kampung kami. Bantuan alsintan, pupuk, hingga sembako ini belum pernah kami rasakan sebelumnya,” tuturnya.

Polda Jabar berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berlanjut sebagai model pembangunan pangan yang profesional, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan petani di Jawa Barat.

 

Sumber : Bid Humas Polda Jabar

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *