Jakarta, CYBERNUSANTARA1.ID – Institut Pengadaan Publik Indonesia (IPPI) dan Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Praktisi Hukum Niaga Dan Likuidator Indonesia (DPP PPHNLI) menyelenggarakan Pelatihan Likuidator Batch III.
Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Umum (DPP PPHNLI) Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., CPL., CPCLE., CPM., CPrM., CP., ACIArb., melalui pesan singkat WhatsApp, Jum’at (11/08/2023).
Dalam keterangannya, Ketua Umum DPP PPHNLI Sabela Gayo mengatakan, “PPHNLI yang merupakan sebuah wadah praktisi hukum niaga, kurator dan likuidator di Indonesia saat ini telah hadir di 26 Provinsi Se-Indonesia,” terangnya.
“Tupoksi PPHNLI di antaranya dapat memberikan kontribusi penyelesaian perkara sengketa niaga, baik yang terjadi di luar Pengadilan dan/atau di dalam Pengadilan,” terangnya.
“Hingga saat ini IPPI dan DPP PPHNLI telah menyelenggarakan beberapa pelatihan Likuidator dengan menghadirkan berbagai narasumber yang kompeten di antaranya ada Dimas Ken Syarif dari PPATK, Jeffry Waisapi dari Praktisi Likuidasi juga ada Saudaranta Tarigan, Ph.D., sebagai narasumber,” kata Ketua Umum DPP PPHNLI Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., CPLi yang di ketahui juga menjadi narasumbernya.
“Keberadaan Likuidator yang kompeten dan profesional saat ini sangat di butuhkan di tengah – tengah masyarakat bisnis Indonesia. DPP PPHNLI menargetkan tersedianya minimal 10 (sepuluh) orang Likuidator yang kompeten dan profesional di semua Kabupaten / Kota di seluruh Indonesia.
Selain itu, lanjutnya, “DPP PPHNLI juga memfasilitasi Pengambilan Sumpah Profesi Likuidator dengan mengundang Petugas Pengambil Sumpah dari Kanwil Kemenag masing – masing Provinsi. Setelah di laksanakannya prosesi penyumpahan Likuidator maka masing – masing Likuidator dapat menjalankan jasa asistensi Likuidasi kepada badan usaha / badan hukum yang membutuhkannya,” paparnya.
“Semoga dengan hadirnya DPP PPHNLI ini dapat membawa warna baru menjadi salah satu solusi bagi masyarakat khususnya pembenahan dan penyempurnaan sistem hukum niaga, kurator dan likuidator di Indonesia,” tutupnya.
(Sumber DPP PPHNLI)















