Dairi, Sumut, CYBERNUSANTARA1.ID –Warga Desa Baka Julu Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi, inisial JMU (34) terpaksa diamankan Polisi, usai melakukan pembacokan terhadap istrinya sendiri inisial A (30) dan seorang pria berinisial ZAC (26), yang di ketahui merupakan tetangganya, di dusun Namonterep Desa Baka Julu Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi,(21/6/2023).
Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman SH, SIK, MM melalui Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Rismanto Jayanegara Purba SH, ketika di hubungi awak media via selulernya membenarkan kejadian tersebut.
Dikatakan Kasat Reskrim, pihaknya telah mengamankan seorang laki-laki dewasa terduga pelaku tindak pidana penganiayaan mengakibatkan luka berat yang terjadi di Dusun Namonterep Desa Bakal Julu Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi pada Rabu kemarin (21/6/2023).
Adapun identitas pelaku, yang diamankan Polisi yakni JMU (34 ) beragama Islam, bekerja sebagai petani warga dusun Namonterep Desa Bakal Julu Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi.
“Pelaku sebelumnya diamankan oleh warga, setelah itu, kepala Dusun bersama warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tigalingga. Kemudian Polsek berkordinasi dengan Polres Dairi, dan kita bersama-sama meluncur ke lokasi kejadian,” Sebut Rismanto.
Dijelaskan Kasat Reskrim, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku JMU (34), dan keterangan dari beberapa saksi, kejadian tersebut berawal dari adanya pertengkaran antara JMU (34) dengan istrinya berinisial A (30) pada bulan Mei 2023 lalu.
Saat itu JMU dan istrinya A (30), sedang berada di Rantau Parapat menghadiri pesta keluarga. Saat di luar Mobil ,JMU curiga melihat istrinya sibuk dengan HP yang di pegangnya kemudian Ia penasaran dan langsung masuk kedalam mobil, dan langsung merampas HP yang di pegang istrinya.
Setelah HP di pegang dan di periksa, kemudian di temukan chatingan Whaatsapp yang aneh dikirim istrinya kepada seorang laki-laki, yang di ketahui JMU adalah tetangga sebelah rumahnya di Dusun Namonterep berinisial ZAC(26). Hingga saat itu terjadilah pertengkaran, antara JMU dan istrinya.
Tidak sampai disitu, JMU menanyakan pesan yang dikirim istrinya kepada ZAC, namun ZAC menjawab, ”yang bercandanya itu lih, nggk apa-apa itu lih, maaf kalau silih marah” balas ZAC kepada JMU melalui Pesan Whatsapp.
Kecurigaan JMU, ternyata bukan saat melihat Chatingan istrinya saat di Rantau Parapat, Dia pun mulai melakukan pengintaian gerak gerik istrinya, di rumah.
Tepatnya pada Rabu (21/6/2023) sekira pukul 17.00 wib, JMU pergi untuk mengambil Air Nira (tuak) ke keibunya, parang di ikatkannya di pinggang. Saat itu ia meninggalkan istri nya di rumah, sekira pukul 17.30 wib, Dia beranjak dari keibunya pulang ke rumah, namun sesampainya di rumah, JMU tidak melihat istrinya di dalam rumah, lalu dia curiga dan melakukan pencarian.
Saat itu JMU melihat pintu dapur dalam keadaan terbuka, begitu juga ketika JMU melihat kesamping rumah, pintu dapur ZAC juga dalam keadaan terbuka, kebetulan rumah JMU dan ZAC bersebelahan dinding.
Merasa curiga, JMU masuk dari dapur ZAC, dan mendengar suara bisikan dari dalam kamar mandi dia tau suara itu mirip suar istrinya namun ada juga suara laki laki.
Tanpa buang waktu, JMU mendobrak pintu kamar mandi milik ZAC, pintupun terbuka ,JMU melihat Istrinya dan ZAC sedang sibuk memperbaiki pakaian yang sempat di buka.
Melihat kelakuan istrinya, JMU emosi dan mencabut parang yang ada di pinggangnya, saat itu juga langsung membacokkan parang tersebut ke ZAC dan istrinya.
ZAC berlumuran darah dan berusaha lari dari kamar mandi namun saat hendak lari, Parang JMU menyambut kearah paha ZAC, terjadilah dorong-dorongan antara JMU dan ZAC, hingga istri JMU berhasil keluar dari kamar mandi berlari kearah depan rumah dengan berlumuran darah.
Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung berhamburan kearah rumah ZAC. Warga saat itu langsung memberikan pertolongan kepada inisial A (30) istri, JMU dan ZAC yang sudah tergeletak di dekat kamar mandinya dengan membawa keduanya ke RSUD Sidikalang.
JMU (30), saat itu meminta kepada kepala dusun agar dirinya diserahkan ke Pihak Kepolisian, tidak berapa lama Polisipun datang menjemput JMU dan diboyong ke Mapolres Dairi.
“Kita sudah melakukan pengamanan terhadap pelaku yang di ketahui adalah suami dari korban berinisial A sendiri, kita masih mendalami dan masih memeriksa saksi-saksi,” ucap AKP Rismanto Jayanegara Purba SH.
(Nov)










