TNI Polri  Dinkes Kolaborasi Dengan Pemerintah Desa Cipedes Lakukan Gebyar Vaksinasi Masal 500 Dosis,

Kesehatan4 Dilihat
banner 468x60

Cybernusantara1.id,- Kab. Bandung: Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19,

Pemerintah Desa Cipedes Kecamatan Paseh Kab. Bandung  Kolaborasi dengan TNI. Koramil 2403 Kodim 0624 Soreang, Polri dan Dinkes Kab. Bandung untuk
melaksanakan Gebyar Vaksinasi Masal 500 Dosis yang dilaksanakan di area SD Jatinunggal Desa Cipedes Kec. Paseh Kab. Bandung hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Cipedes Lani Rohendi Saat di temui awak media Sybernysantara1.id.  Sabtu 20 Nopember 2021

Menurut Lani, Target Sasaran Vaksinasi di Desa Cipedes ada 9000 warga, sedangkan yang sudah di vaksin, kurang lebih  ada 5000 warga yang sudah di vaksin,  sementara pelaksanaan vaksinasi di Desa Cipedes itu sudah empat kali kita laksanakan yang bertempat di Kantor Desa Cipedes.tuturnya

Selanjutnya untuk melaksanakan Vaksinasi bagi warga yang belum di vaksin Pemerintah Desa Cipedes Kec. Paseh Kab. Bandung Kolaborasi Dengan TNI Koramil 2403 Kodim 0624 Soreang, Polri dan Dinkes untuk menyelenggarakan Vaksinasi degan cara jemput bola

Untuk tempat pelaksanaannya dibagi di empat titik atau di setiap  Dusun, karena Desa Cipedes terbagi empat Dusun dengan tujuan untuk  membantu mempermudah bagi warga yang mau di vaksin,

Lani pun, menegaskan bahwa Vaksinasi ini wajib semua warga harus di vaksin ini sesuai dengan anjuran presiden, dan saya sebagai Kepala Desa selalu menekankan kepada Kepala Dusun, RW, RT dan Para Kader PKK, untuk terus sosialisasi kepada warga masyarakat atas penting untuk segera di vaksin.

Ditempat yang sama, Kapten  Infantri Toto Toha.S  Kasiop. Kodim 0624  Kab. Bandung didamping Babinsa Desa Cipedes  Serma Danny dan Babinkantibmas Aiptu Asep Suryatna.

“Toto menyampaikan Tujuan utama vaksinasi ini yang pertama adalah dalam rangka membantu program pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19,” dan untuk mempercepat terbentuknya  Herd Immunity. ungkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi kita lakukan kolaborasi dengan Dinkes  Polri dan TNI,  karena di Kabupaten Bandung yang mengeluarkan vaksin hanya tiga unsur yaitu Dinkes Polri dan TNI, kebetulan pelaksanaan saat ini  menggunakan  vaksin sinovac yang bersumber dari TNI.

Sementara  pelaksanaan vaksinasi dilapangan  kita selain kolaborasi TNI, Polri Dinkes juga kita kolaborasi dengan  pemerintah Setempat mulai Kepala Desa Sampai RW dan RT, karena RW dan RT ini yang paling dekat dengan warga.

Diharapkan dalam pelaksanaan vaksinnasi sekarang ini kita sistemnya bukan lagi membuat vaksinasi sentral sentral dengan sifatnya sasaran besar, karena apa sekarang  metoda yang kita laksanakan vaksinnasi itu  dengan sistem jemput bola dalam artian ini Timnakes kita berangkat mendatangi ke pada salah satu titik di wilayah sasaran vaksin  yang sudah dikumpulkan baru kita datang,  dengan harapan dengan sistem seperti begini capaian target Vaksinasi di kabupaten Bandung itu semakin meningkat  dan sesuai dengan harapan di bulan Desember 2021 itu tercapai dengan terget 81% harapannya

Sementara yang menjadi hambatan dan kendala terutama bagi warga yang berada di pedesaan yang jauh dari prerkotaan, kendalanya adalah mayoritas sasaran vaksin  yang pertama adalah lansia, penduduk yang mata pencaharian bertani dia berprinsif masih tertanam bahwa  bahwa Vaksinasi ini hanya  digunakan untuk berpergian saja, jadi mereka berpilih mending kesawah, jelasnya

Jadi itu lebih baik kita ikuti keinginan daripada masyarakat  kita mendatangi tempat-tempat mana desa tersebut dan waktunya pun kita sesuaikan jangan sampai mengganggu aktivitas mereka, kalau tidak bisa dilaksanakan di pagi hari  sore pun tidak masalah tetap kita akan layani, jelasnya

Untuk memperlancar pelaksanaan vaksinasi   pemerintahan setempat dalam artian ini sebagai kepala Desa, RW, RT yang lebih dekat dengan masyarakat jangan bosan bosan menghimbau warganya untuk segera divaksin,

Himbauan bagi masyarakat jangan berpikir bahwa di vaksin itu hanya untuk digunakan  berpergian saja, itu adalah salah, tetapi di vaksin ini adalah untuk  mempercepat terbentuknya  Herd Immunity dan memutus matarantai penyebaran covid-19 dan walau sudah di vaksin tetap harus patuh terhadap protokol kesehatan. pungkasnya

Red: (OS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *