Padalarang, CYBERNUSANTARA1.ID — Semangat olahraga dan pembinaan generasi muda menyatu dalam ajang Turnamen Bola Voli Terbuka yang digelar selama tiga hari di Lapangan Loa, RW 05, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kegiatan yang dimulai sejak Jumat hingga Minggu ini sekaligus menjadi momen penting perkenalan klub Divol Ciherang yang telah resmi bergabung dalam kepengurusan Pengcab PBVSI KBB sejak 21 April 2025.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Umum Divol, Irwan, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bentuk ekspedisi pembinaan serta ajang silaturahmi antar klub bola voli. “Dulu hanya sebatas perkenalan sesama anggota PBVSI, kini kita buka lebih luas, bahkan mengundang tim dari luar Jawa Barat seperti dari DKI Jakarta dan Bekasi,” ujarnya.

Diikuti 29 Klub Voli dari Berbagai Daerah
Turnamen ini melibatkan 29 klub bola voli yang bertanding secara bergilir: 10 tim bertanding pada hari Jumat, 12 tim pada hari Sabtu, dan 7 tim lainnya akan memeriahkan babak final pada hari Minggu. Tak hanya memperebutkan gelar juara 1, 2, dan 3, panitia juga akan memberikan penghargaan khusus untuk pemain terbaik turnamen.
Beberapa klub ternama seperti Mitra Utama (Bekasi), GGM (Cicalengka), Tektona, dan Kharisma turut serta meramaikan kompetisi. Kehadiran klub-klub unggulan ini menambah gengsi turnamen, ditambah dengan dukungan dan antusiasme masyarakat yang memadati area Lapangan Loa.
Didukung Pemerintah dan Sponsor Lokal

Pemerintah Desa Cimerang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Alhamdulillah, Pemdes Cimerang sangat mendukung kegiatan kami, khususnya pembinaan atlet usia dini. Ini penting agar kelak kita punya generasi yang bisa mengharumkan nama daerah,” kata Irwan.
Selain dari pemerintah desa, turnamen ini juga mendapatkan sokongan sponsor dari beberapa pihak, antara lain PT Z Edin, pengelola sampah inovatif, Konveksi NSP, produsen seragam olahraga dan PT Jin yang turut memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung.
Bukan Sekadar Turnamen, Tapi Komitmen Pembinaan
Meski digelar di bulan Juli, Irwan menegaskan bahwa kegiatan ini tidak termasuk dalam rangkaian perayaan Agustusan. “Ini murni ajang pembinaan dan perkenalan klub. Sudah menjadi agenda rutin kami, bahkan dalam satu tahun bisa 4–5 kali digelar,” jelasnya.
Divol, singkatan dari Di Pohon Loa, terinspirasi dari pohon legendaris yang tumbuh di sekitar lapangan. Pohon ini bukan hanya simbol alam, tapi juga menjadi maskot dan filosofi klub Divol: tumbuh kokoh, bermanfaat, dan berakar kuat di masyarakat.
Harapan untuk Dukungan Lebih Luas
Irwan berharap agar turnamen ini dapat menarik perhatian lebih dari PBVSI KBB, KONI, dan Dispora KBB. Dengan 16 kecamatan dan 165 desa, KBB dinilai punya potensi besar dalam mencetak atlet voli berkualitas.
“Lewat Divol dan turnamen seperti ini, kami ingin melahirkan bibit-bibit muda potensial yang bisa membawa nama Bandung Barat ke tingkat provinsi, bahkan nasional,” tutup Irwan.
(Jay)










