Merajut Sinergi, Menumbuhkan Inovasi: DPP PPKHDI dan Angkasa Pura Siapkan Pusat Mediasi Dirgantara Kelas Dunia

BERITA UTAMA, Hukum16 Dilihat
banner 468x60

Tangerang, CYBERNUSANTARA1.ID – Semangat kekeluargaan, kolaborasi, dan inovasi mewarnai pertemuan antara jajaran Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Dirgantara Indonesia (DPP PPKHDI) bersama Tim Legal PT Angkasa Pura Indonesia di The Manor & Golf, Cengkareng, Tangerang, Senin (29/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun sinergi strategis antara organisasi profesi hukum dan pengelola bandar udara nasional.

Dalam suasana yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan, kedua belah pihak bertukar gagasan mengenai penguatan layanan hukum di sektor penerbangan dan dirgantara Indonesia.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah rencana pembentukan Pusat Mediasi & Arbitrase Dirgantara bertaraf internasional di kawasan Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta.

Kehadiran pusat mediasi tersebut diharapkan mampu menjadi alternatif penyelesaian sengketa yang cepat, profesional, efektif, dan berkeadilan bagi para pelaku industri penerbangan, kebandarudaraan, dan dirgantara.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Sabela Gayo menyampaikan optimismenya terhadap lahirnya kolaborasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi perkembangan hukum nasional.

“Saya berharap cita-cita menghadirkan Pusat Mediasi dan Arbitrase Dirgantara berkelas dunia di Bandara Soekarno-Hatta dapat segera terwujud. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi rujukan penyelesaian sengketa di sektor dirgantara, baik di tingkat nasional maupun internasional,” Tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa penyelesaian sengketa melalui mediasi dan arbitrase merupakan pendekatan modern yang mampu menciptakan kepastian hukum sekaligus menjaga hubungan baik bagi para pihak.

“Kolaborasi adalah fondasi kemajuan. Ketika dunia hukum, dunia usaha, dan pengelola transportasi udara berjalan bersama, maka inovasi akan tumbuh dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” Katanya

Menurut Prof. Sabela Gayo, penguatan ekosistem hukum dirgantara tidak hanya bertujuan memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia.

“PPKHDI hadir bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun sistem hukum dirgantara yang modern, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan global.” Terangnya.

Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan mampu melahirkan gagasan-gagasan besar. Melalui prinsip “Berkolaborasi Menumbuhkan Inovasi“, DPP PPKHDI dan Tim Legal PT Angkasa Pura berharap sinergi yang telah terjalin dapat diwujudkan dalam program-program nyata yang memberikan manfaat bagi dunia penerbangan, investasi, dan masyarakat luas.

Dengan semangat “Salam Dirgantara“, seluruh peserta berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama, membangun budaya dialog, serta menghadirkan solusi hukum yang profesional, humanis, dan berkelas dunia demi kemajuan sektor dirgantara Indonesia.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed