Balikpapan, CYBERNUSANTARA1.ID – Di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan meningkatnya kebutuhan energi di Kalimantan Timur, sebuah langkah strategis mulai disiapkan untuk memperkuat sektor ketenagalistrikan daerah. Langkah tersebut menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai akan berpengaruh terhadap masa depan investasi dan ketahanan energi di Kalimantan Timur.
Komite Tetap Kelistrikan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Timur, Maret Samuel Sueken, mewakili Ketua Umum KADIN Kalimantan Timur sekaligus Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), menghadiri undangan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dalam kegiatan Sosialisasi dan Pemaparan Peran Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Kalimantan Timur yang digelar di Balikpapan.

Kegiatan tersebut membahas rencana pembentukan MKI Wilayah Kalimantan Timur yang akan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, PLN, dunia usaha, akademisi, asosiasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor energi dan ketenagalistrikan.
Dalam forum tersebut, KADIN Kalimantan Timur menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan MKI sebagai sarana strategis untuk memperkuat sinergi pembangunan sektor ketenagalistrikan di daerah.
Menurut KADIN Kaltim, keberadaan MKI diharapkan tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mampu melahirkan berbagai solusi konkret dalam mendukung pengembangan infrastruktur energi, peningkatan investasi, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga keandalan pasokan listrik yang semakin dibutuhkan seiring perkembangan kawasan industri dan pembangunan IKN.

Kalimantan Timur saat ini menghadapi tantangan sekaligus peluang besar dalam sektor energi. Sebagai wilayah yang menjadi lokasi pembangunan IKN, kebutuhan listrik yang andal, berkelanjutan, dan berdaya saing menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi baru.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, PLN, pelaku usaha, akademisi, dan organisasi profesi dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan sektor ketenagalistrikan berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Kehadiran KADIN Kalimantan Timur dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan komitmen dunia usaha untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, khususnya di Kalimantan Timur.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat, pembentukan MKI Wilayah Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi motor penggerak lahirnya berbagai inovasi dan kebijakan yang mampu memperkuat ekosistem ketenagalistrikan, sekaligus mendukung terwujudnya Kalimantan Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.










