Open Tournament Savate Piala Walikota Bandung, FSI Targetkan 200 Peserta

banner 468x60

Bandung | CYBERNUSANTARA1.ID — Usai menggelar rapat koordinasi, Pengurus Cabang Federasi Savate Indonesia (FSI) Kota Bandung memastikan kesiapan pelaksanaan Open Tournament Antar Pengcab FSI memperebutkan Piala Wali Kota Bandung yang akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026.

Ketua Pengcab FSI Kota Bandung, Fadlun Rauf, menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Savate kepada masyarakat luas, khususnya di Jawa Barat dan Kota Bandung.

“Kegiatan ini bertujuan utama untuk memperkenalkan olahraga bela diri Savate kepada masyarakat. Kami ingin Savate semakin dikenal sebagai cabang olahraga yang memiliki nilai teknik, strategi, dan prestasi,” ujarnya usai menggelar rapat, Senin 6 April 2026.

Baca Juga Berita Ini 👇👇👇:

Savate merupakan bela diri asal Prancis yang dikenal sebagai French kickboxing. Meski sekilas mirip dengan kickboxing, olahraga ini memiliki karakteristik khas, seperti penggunaan sepatu khusus (chaussons) untuk kategori pertandingan 8assault dan combat yang membedakan tingkat intensitas dan aturan serta canne de combat yaitu kecepatan dan estetika permainan tongkat.

Perkembangan Savate di Jawa Barat dinilai cukup pesat. Saat ini, olahraga tersebut telah tersebar di sekitar 13 hingga 14 kabupaten/kota, dengan sedikitnya 9 club aktif di Kota Bandung yang telah terdaftar secara resmi.

“Kami juga membuka peluang bagi atlet dari cabang bela diri lain untuk bergabung. Savate dapat mengakomodasi berbagai teknik dari latar belakang bela diri yang berbeda,” tambah Fadlun.

Ia juga menegaskan bahwa Savate memiliki peluang besar di tingkat internasional karena selain sudah menjadi anggota resmi KONI, SAVATE juga telah masuk dalam sistem kompetisi global dan mulai diminati di berbagai negara, termasuk kawasan ASEAN.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Deny Morand, menyebut kejuaraan ini sebagai bagian dari program pembinaan atlet sekaligus pengembangan Savate di Indonesia.

“Kejuaraan ini dirancang sebagai open tournament yang dapat diikuti oleh klub dari tingkat kota hingga nasional. Ini menjadi wadah kompetisi sekaligus pembinaan atlet,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 26 Juni 2026 dengan penataran wasit-juri dan pelatih nasional, dilanjutkan technical meeting serta drawing pertandingan. Pertandingan utama dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di kawasan Gor KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta.

Panitia menargetkan sekitar 200 peserta. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik minat masyarakat luas, mulai dari pelajar hingga kalangan umum untuk mengenal lebih dekat Savate.

Sekretaris panitia, Toyib Usman, menambahkan bahwa panitia menyediakan dua sistem pendaftaran untuk memudahkan peserta.

“Pendaftaran dapat dilakukan secara digital melalui website resmi Pengcab FSI Kota Bandung: (https://savate.kickboxinglagasatria.web.id/) maupun secara manual melalui WhatsApp (0822 1755 8593). Kami ingin memastikan seluruh calon peserta dapat mengakses pendaftaran tanpa kendala,” ujarnya.

Toyib juga menegaskan, panitia siap memberikan pendampingan bagi praktisi bela diri yang belum familiar dengan Savate, termasuk edukasi terkait aturan dan teknis pertandingan.

Dalam kejuaraan ini, terdapat beberapa nomor pertandingan yang akan dipertandingkan, yakni:

Assault

  • kategori teknik dengan kontak ringan hingga sedang, menitik beratkan akurasi dan kecepatan tanpa tujuan melukai lawan

Combat

  • kategori full-contact dengan kombinasi pukulan dan tendangan menggunakan sepatu khusus

Canne de Combat

  • seni bela diri tongkat asal Prancis yang menekankan kecepatan, kelincahan, dan estetika gerakan.

Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari usia pelajar hingga senior. Sertifikat prestasi yang diperoleh peserta berpotensi dimanfaatkan sebagai salah satu syarat dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam pengembangan Savate di Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *