KARAWANG | CYBERNUSANTARA1.ID — Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Polres Karawang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir dengan menyediakan alat pengolahan air bersih berteknologi tinggi yang mampu menetralisasi air kotor menjadi air layak dan aman untuk dikonsumsi, Rabu (21/1/2026).
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga terdampak banjir sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat akibat bencana alam. Kehadiran alat pengolahan air ini dinilai sangat membantu, mengingat keterbatasan akses air bersih yang dialami warga selama banjir melanda wilayah tersebut.
Peralatan pengolahan air yang dikerahkan mampu menyaring dan menetralisasi air yang tercemar, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai air bersih siap minum. Dengan teknologi tersebut, warga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan air dari luar daerah.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Jabar senantiasa berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya saat menghadapi bencana.
“Polda Jabar selalu mengupayakan yang terbaik untuk masyarakat. Kami hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir, salah satunya dengan menyediakan alat pengolahan air bersih agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Hendra.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kepala Sekolah Desa Karangligar II menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan tenaga serta peralatan yang telah diberikan oleh Polda Jawa Barat.
“Terima kasih kepada Polda Jabar atas bantuan tenaga dan alat yang telah dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Desa Karangligar,” ujarnya.
Melalui langkah ini, Polda Jawa Barat berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu pemulihan kondisi warga pascabanjir. Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bersinergi dengan masyarakat dalam setiap situasi, khususnya saat terjadi bencana alam.
Sumber: Bidhumas Polda Jawa Barat










