Kabupaten Bandung Barat, CYBERNUSANTARA1.ID — Aksi teror mengejutkan menimpa Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Gunawan Rasyid, pada Jumat malam (11/7). Sebuah paket misterius berisi bangkai anjing segar dikirim ke sekretariat LAKI di wilayah Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, melalui layanan ojek online oleh pengirim yang tidak dikenal.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.26 WIB saat Gunawan tengah menerima tamu untuk berdiskusi program kerja LAKI. Seorang driver ojek online tiba-tiba datang dan menanyakan alamat sekretariat. Setelah dibuka bersama, isi paket tersebut membuat semua orang terkejut.

“Begitu dibuka, ada dus besar berisi plastik hitam. Di dalamnya ada bangkai anjing, darahnya masih mengalir dari leher. Selain itu, ada amplop bertuliskan alamat LAKI yang berisi uang koin Rp1.000. Ini jelas bentuk teror,” ujar Gunawan kepada wartawan.
Diduga Berkaitan dengan Aksi Demo
Gunawan menduga kuat teror ini berkaitan dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan LAKI pada 9 Juli lalu di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Dalam aksi tersebut, LAKI menyoroti dugaan penyimpangan proyek dan anggaran di instansi tersebut.
“Saya yakin ini bukan kebetulan. Tanggal 9 kami demo, tanggal 11 malam teror datang. Ini bentuk intimidasi karena kami menyuarakan dugaan korupsi,” tegasnya.
Langkah Hukum Langsung Ditempuh
Keesokan harinya, Gunawan langsung melaporkan kasus ini ke Polres Cimahi dan juga Subdenpom Cimahi sebagai langkah antisipasi jika teror ini melibatkan institusi atau pihak tertentu. Respons cepat ditunjukkan oleh pihak kepolisian yang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Saya apresiasi Polres Cimahi. Hari Minggu saya lapor, malam itu juga mereka datang, lengkap dengan tim identifikasi dan perwira pengawas. Artinya mereka serius,” ucapnya.
Tanda-Tanda Sebelumnya
Gunawan juga mengungkap bahwa sebelum peristiwa teror, ia menerima banyak panggilan telepon dari nomor tidak dikenal yang mengajak bertemu dengan berbagai alasan. Bahkan, ada yang mengaku sebagai oknum tertentu. Namun semua ajakan ia tolak karena merasa janggal.
“Sebelum demo pun saya sudah dihubungi banyak nomor asing. Ada yang mengajak bertemu, ada yang mengaku sebagai orang penting. Saya tidak ladeni. Setelah kejadian ini, makin yakin itu bagian dari rencana,” jelasnya.
Respon LAKI dan Koordinasi Pusat
LAKI melalui Dewan Pimpinan Pusat langsung bergerak cepat. Ketua Umum LAKI, Burhanudin Abdullah, saat ini tengah berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk mengawal proses hukum kasus ini.
“Kami tidak akan takut. Teror seperti ini justru membuktikan bahwa apa yang kami perjuangkan menyentuh kepentingan besar. Tapi kami tetap tegak, karena kami di jalur yang benar,” pungkas Gunawan.
Sumber : Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI)















