Cimahi, CYBERNUSANTARA1.ID — Bulan suci Ramadhan 1446 Hijriyah menjadi momentum istimewa bagi Masjid Al-Ukhuwah Kota Baru Parahyangan untuk menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam.
Ketua Yayasan Ukhuwah Islamiah, Abdurrahman Syahrawi, M.T., menyampaikan bahwa program-program Ramadhan di masjid Al-Ukhuwah telah terintegrasi dengan baik, mencakup kajian keislaman, kegiatan sosial, serta pembinaan bagi anak-anak dan remaja.

Kajian Keislaman Selama Ramadhan
“Salah satu program utama yang diselenggarakan adalah kajian setelah salat tarawih. Tahun ini, kajian difokuskan pada pembahasan Hadits Arbain (empat puluh hadits Imam Nawawi),” kata Abdurrahman, di masjid Al-Ukhuwah, Minggu 16 Maret 2025.
Untuk itu, lanjutnya, “Sebanyak 5 (lima) ustadz diundang untuk mengkaji hadits-hadits ini secara bergiliran, dengan harapan jamaah dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan lebih baik,” ujarnya.
“Selain itu, masjid tetap mengadakan kajian Sabtu Subuh, yang telah menjadi program rutin. Antusiasme jamaah dalam mengikuti kajian ini sangat tinggi, terutama dalam sesi dialog dan tanya jawab,” katanya.

Diketahui, masjid Al-Ukhuwah juga menghadirkan program lainnya yakni kajian Korsah (Kultum Ramadhan Sehari-hari), yang diselenggarakan setiap hari Senin hingga Kamis setelah salat zuhur. Kajian ini berlangsung selama satu jam dan menjadi sarana tambahan bagi jamaah untuk memperdalam ilmu agama.
Takjil, Iftar, dan Santap Sahur untuk Jamaah
Tidak hanya itu, Masjid Al-Ukhuwah juga aktif dalam kegiatan sosial, salah satunya dengan menyediakan takjil dan iftar gratis bagi jamaah, warga sekitar, serta para pendatang, termasuk pengemudi ojek online dan taksi daring.
“Program ini berlangsung setiap hari selama bulan Ramadhan. Selain itu, santap sahur bersama juga diselenggarakan untuk memfasilitasi mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Pesantren Ramadhan dan Lomba Islami untuk Anak-Anak
Untuk pembinaan anak-anak, DKM Masjid Al-Ukhuwah menyelenggarakan Pesantren Ramadhan, yang berlangsung dari hari Senin hingga Jum’at setelah salat asar hingga menjelang buka puasa.
“Program ini diikuti oleh sekitar 60 santri setiap harinya, dengan materi yang mencakup penguatan akidah, ibadah, serta akhlak Islami,” ungkap Abdurrahman.
Tidak hanya itu, berbagai lomba islami juga digelar sebagai ajang pengembangan mental dan bakat anak-anak. Lomba yang diselenggarakan meliputi pidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Arab, dan Inggris) serta kaligrafi.
“Lomba ini terbuka untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, dengan peserta yang datang dari Kota Baru Parahyangan dan wilayah Bandung Raya”, tambahnya.
Penerimaan dan Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah
Yayasan Ukhuwah Islamiah Kota Baru Parahyangan juga membuka layanan penerimaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sejak awal Ramadhan. Zakat fitrah akan diterima hingga menjelang Idul Fitri, kemudian didistribusikan kepada para mustahik di sekitar Kota Baru Parahyangan sebelum hari raya. Selain zakat fitrah, yayasan juga menerima fidyah bagi mereka yang berhalangan berpuasa.
Dalam pengelolaannya, yayasan mengintegrasikan wakaf, yang telah digunakan untuk pembangunan masjid selama tiga tahun terakhir, dengan dana ZIS yang dialokasikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Meningkatkan Kesalehan Individu dan Sosial
Menurut Abdurrahman Syahrawi, semua program yang diselenggarakan bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Kami berharap Ramadhan ini menjadi momentum bagi jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta membangun kesalehan sosial melalui berbagai kegiatan yang telah kami siapkan,” pungkasnya.
Dengan beragam kegiatan yang terselenggara, Masjid Al-Ukhuwah Kota Baru Parahyangan menjadi salah satu pusat kegiatan keislaman yang aktif selama Ramadhan, tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi juga bagi masyarakat luas.
(Jay)










