Saat Olahraga Sore, Perawat Cantik Dirampok OTK

Peristiwa41 Dilihat
banner 468x60

 

Deiyai CYBERNUSANTARA1.ID — Seorang wanita dirampok dan di aniaya OTK (orang tak dikenal) di landasan bandara udara waghete saat melakukan olahraga sore, Rabu 25/10/2023.

Maria Magdalena Siregar (24) seorang perawat (Nakes) warga alamat Perumahan Dinas Kesehatan dirampok dan di aniaya seorang OTK dengan menggunakan Sajam (senja tajam). Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di tangan kanan dan kiri.

Kejadian bermula pada saat korban berlari sore (olah raga sore) di landasan bandara udara waghete. Korban di hadang seorang OTK menggunakan Pisau (senjata tajam) tepat nya di ujung landasan bandara, di ancam dan didorong pelaku hingga terjatuh.

Kemudian pelaku mau menikam korban menggunakan pisau namun terjadi perlawanan antara pelaku OTK dengan korban sehingga korban terkena sabetan pisau pelaku tepat di bagian tangan sebelah kanan dan tangan kiri korban.

Setelah terkena pisau pelaku OTK, sempat pingsan kemudian pelaku langsung mengambil 1 buah handphone milik Korban lalu melarikan diri.

Usai kejadian tersebut, korban dibawa ke Rumah Sakit oleh masyarakat yang berada di tempat kejadian untuk mendapatkan perawatan medis.

Mendapatkan informasi terjadi korban penikaman di landasan bandara udara waghete, personil Piket Polres Deiyai menuju Rumah sakit waghete untuk mengambil keterangan dari korban.

Selanjutnya Personil piket menuju TKP, namun pelaku sudah tidak berada di lokasi kejadian.

Kemudian anggota kembali Ke Rumah sakit Waghete dan membawa korban ke Polres Deiyai untuk menindak lanjuti kejadian dengan membuat laporan Polisi di SPKT.

Kejadian tersebut terjadi di karenakan korban yang berlarian sendirian menuju ujung landasan bandara udara, dimana tempat tersebut merupakan tempat yang sunyi serta rawan sehingga korban mengalami perampokan.

Dari hasil keterangan, korban baru beberapa bulan tinggal di Kab. Deiyai sehingga belum mengetahui situasi dan kondisi.

Dari hasil pelacakan Hp milik Korban yang dilakukan oleh korban sendiri dimana ditemukan titik terakhir berada Handphone tersebut di SD Negeri 1 Bomouw distrik Tigi kab.Deiyai

Paska kejadian tersebut, anggota meningkatkan Giat Patroli di titik-titik rawan wilayah hukum Polres Deiyai agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan masyarakat di wilayah Kabupaten Deiyai.

 

(Nov)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *