Dugaan Api Berasal dari Dapur, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Bahaya Kebakaran Rumah
BALIKPAPAN | CYBERNUSANTARA1.ID – Suasana tenang waktu subuh di kawasan padat penduduk Komplek Bangun Reksa Blok D No.19 RT 17, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, mendadak berubah mencekam setelah kobaran api melalap satu unit rumah permanen milik warga, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.
Kepulan asap tebal dan teriakan warga yang meminta pertolongan membuat masyarakat sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. Api yang diduga berasal dari area dapur dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan rumah milik Gemi (61).
Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari aparat kepolisian. Personel Polsek Balikpapan Utara yang dipimpin Pawas Yudi bersama anggota piket penjagaan dan Res Intel segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran tersebut tetap meninggalkan kepanikan dan kerugian material yang hingga kini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Ketua RT setempat, H. M. Yudi, mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengetahui kejadian tersebut usai menunaikan salat subuh berjamaah di masjid.
“Saya mendengar warga berteriak kebakaran. Saat kami menuju lokasi, api sudah membesar di bagian dapur rumah,” ujarnya.
Keterangan serupa disampaikan Agus Sopianto, anak pemilik rumah. Ia menjelaskan bahwa sebelum kejadian, ibunya sempat melakukan aktivitas memasak di dapur sebelum berangkat menunaikan salat subuh.
“Setelah selesai salat, api sudah terlihat besar di area dapur,” katanya.
Melihat kobaran api yang semakin membesar, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, Bhabinkamtibmas, dan pihak kepolisian agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Sekitar pukul 05.25 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.20 Wita sebelum dilanjutkan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Penanganan kejadian melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya personel Polresta Balikpapan, Polsek Balikpapan Utara, Brimob Polda Kaltim, Sat Samapta, relawan, dan petugas pemadam kebakaran.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, meminta keterangan dari sejumlah saksi, melakukan dokumentasi, serta mendalami penyebab pasti kebakaran.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dugaan awal kebakaran berasal dari aktivitas di dapur, di mana kompor diduga masih menyala saat ditinggal untuk melaksanakan salat subuh.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu memastikan kondisi kompor, instalasi listrik, maupun sumber api lainnya dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat. Kewaspadaan kecil dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.
Hingga saat ini situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif, sementara pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.










