Bandung, CYBERNUSANTARA1.ID – Dalam rangka menyambut Pilpres, Roemah Bersama Alumni melaksanakan acara launching “Spill The Tea Akademi” bersama koordinator GEN Z di Jl. Imam Bonjol No 16 Kota Bandung, Minggu (25/06/2023).
Di ketahui, acara tersebut menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Alumni ITB (Dimas Ranadireksa), Alumni UNPAD (Ummy Latifah) dan Alumni UPI (Fahru Husaeni).
Menurut Ummy Latifah, kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Pilpres, di mana GEN Z hingga saat ini memiliki 85 Juta peserta di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi – informasi bagi mereka yang tentunya lebih kritis, lebih cerdas dan lebih berkarakter dalam menyikapi kecamuknya dunia politik, sehingga kami kira perlu mendirikan sebuah akademi yang namanya spill the Tea akademi,” terang Ummy Latifah.
Berangkat dari situ, kami juga membuat beberapa program di antaranya kesehatan mental, enterpreneur, karakter building dan lain sebagainya dengan tujuan kami para orang tua dapat mengisi ruang – ruang kosong mereka,” ujarnya.
Sementara itu Koordinator GRN Z mengatakan, “Spill The Tea Akademi merupakan sebuah wadah untuk menuangkan ide curhatan dan keinginan GEN Z yang terbatas teknologi sosial media, dengan adanya wadah ini kita bisa menuangkan ide tertulis atau praktek baik itu pengabdian kepada masyarakat atau lainnya,” ungkapnya.
Ditempat yang sama salah satu pemateri Alumni ITB (Dimas Ranadireksa) mengatakan, “Saya merasa senang sekali bisa menjadi pemateri dalam GEN Z ini. Seperti yang di ketahui GEN Z adalah pemilih terbesar dalam pemilu nanti dan tentunya mempunyai peran yang sangat penting,” ungkapnya.
“Dalam kesempatan ini, tadi saya memberikan materi mengenai Internet, di mana ada 3 (tiga) hal yang harus di ketahui, pertama Hoax (informasi bohong), ke dua Framing (informasi terbatas/penggiringan opini), ke tiga informasi yang dapat mengancam logika,” terangnya.
“Menanggapi permasalahan tersebut, tadi saya uraikan Bagaimana GEN Z agar bisa berpikir lebih dalam terkait informasi yang begitu cepat tersaji, baik di tik tok, IG dan lainnya yang mana semua menjadi instan. Saya mengharapkan GEN Z lebih a were terkait informasi tersebut. Saya juga berharap GEN Z lebih terbuka dan pada saat memilih pemimpin lebih berfikir kepada yang logika,” jelasnya.
Masih di tempat yang sama, Penasehat Spill The Tea Akademi dr. Andi mengatakan,” tema Spill The Tea Akademi sangat menarik bagi saya, karena melalui kegiatan ini kita bisa menyampaikan motivasi, inovasi pada generasi muda GEN Z. Saya kira generasi ini sudah sarat tentang nilai – nilai yang di harapkan,” katanya.
“Keberadaan Metafisika Nusantara berbasis pada kultur budaya. Ini yang saya harapkan,” tutupnya.
(Redaksi)










