Jakarta, CYBERNUSANTARA1.ID – Institut Pengadaan Publik Indonesia (IPPI) bersama Dewan Sengketa Indonesia (DSI) dan Yayasan Dewan Sengketa Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Konsiliasi Batch IV (4).
Demikian di sampaikan oleh Presiden Dewan Sengketa Indonesia (DSI) Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., CPL., CPCLE., CPM., CPrM., CPT.., ACIArb., melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (09/05/2023).
Dalam keterangannya Presiden DSI mengatakan, “IPPI, DSI dan Yayasan Dewan Sengketa Indonesia tepatnya pada hari Senin tanggal 8/5 telah menyelenggarakan Pelatihan Konsiliasi Batch IV (4),” ungkapnya.
Acara tersebut di buka langsung oleh Presiden Dewan Sengketa Indonesia (DSI) yang sekaligus sebagai pemateri dalam kegiatan Pelatihan Konsiliasi Batch IV (4).
Dalam keterangannya, Sabela Gayo mengatakan, “Pelatihan Konsiliasi ini di laksanakan dalam rangka menyediakan SDM Konsiliator yang kompeten, profesional dan berintegritas,” terangnya.
“Para Konsiliator nantinya dapat membuka Kantor Konsiliator Perseorangan maupun menjadi Konsiliator terdaftar di Kementerian / Lembaga / Pemda yang membutuhkan Konsiliator bersertifikat,” papar Sabela Gayo.
“Saat ini kontrak -kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sudah mencantumkan Penyelesaian Sengketa yang mana salah satunya menggunakan prosedur Konsiliasi. Ini adalah peluang besar bagi para Konsiliator di daerah – daerah,” katanya.
“Dengan hadirnya SDM Konsiliator yang kompeten, profesional dan berintegritas maka nantinya dapat memperkuat keberadaan Kantor Layanan Dewan Sengketa Indonesia (DSI) di seluruh Indonesia. DSI menargetkan dapat merekrut mininal 3000 (tiga ribu) Konsiliator di tahun 2023 – 2024,” tandasnya.
Sumber : Dewan Sengketa Indonesia (DSI)










