Belawan, Sumut, CYBERNUSANTARA1.ID — Polres Pelabuhan Belawan dalam beberapa pekan berhasil mengungkap 5 kasus yang viral dan menjadi sorotan di tengah tengah-tengah masyarakat.
Seperti kasus penganiayaan yang di lakukan oleh seorang tersangka terhadap temannya di karenakan pelaku sakit hati dan juga penganiayaan yang di lakukan secara bersama-sama di bawah pengaruh minuman beralkohol.
“Untuk motifnya karena sakit hati, dan keseluruhan tersangka berikut barang bukti sudah kita amankan,” jelas AKBP Josua Tampubolon saat memimpin paparan di halaman Mapolres Pelabuhan Belawan, Kamis (4/5/2023).
Sebelum melaksanakan press release, Kapolres juga tak lupa mengucapkan selamat selamat hari raya idul Fitri 1444H.
“Minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin, semoga di bulan Syawal ini kita semakin baik lagi dan di lindungi oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” ucapnya mengawali sambutan.
Lanjut Kapolres, pihaknya juga berhasil menangkap para pelaku pelemparan dan perusakan angkot Rahayu 51 di sertai penganiayaan terhadap penumpang.
Di mana di antara para pelaku yang dintahan masih ada yang berstatus sebagai pelajar. “Tetap kita proses karena perbuatan mereka di kategorikan pidana,” jelas Kapolres.
Selain itu, ada juga beberapa kasus pencurian yang berhasil di ungkap polisi. “Yang menonjol, pencurian pintu gardu PLN serta gantungan prado trailer, kok bisa,” herannya.
Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan pihaknya juga melakukan tes urine di jalur lintas darat dan laut selama libur idul fitri. Dari tes yang di lakukan terhadap 20 ABK dan awak kapal Golongan muda di nyatakan negatif zat amphetamine.
Berbeda dengan hasil yang di lakukan terhadap 100 orang supir angkutan darat, enam orang di antaranya positif dan mengaku mengkonsumsi jenis sabu-sabu.
(Nov)
















