Akhirnya, Musran Kwartir Ranting Regol Akan Segera Dilaksanakan

BERITA UTAMA23 Dilihat
banner 468x60

 

Bandung, CYBERNUSANTARA1.ID – Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana, atau yang di kenal sebagai Gerakan Pramuka Indonesia merupakan sebuah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.

Beredarnya informasi bahwa Kwartir Ranting Regol yang merupakan induk dari Gugus Depan (Gudep) yang berada di wilayah Kecamatan Regol selama 3 (tiga) tahun terakhir hingga saat ini belum juga melakukan Musyawarah Ranting (Musran) awak media mencoba mencari tahu penyebabnya.

Seperti yang di ketahui, secara sistem organisasi yang tertuang dalam AD/ART Gerakan Pramuka, bahwa perlu adanya regenerasi dan rotasi kepemimpinan di saat masa bakti sudah selesai dengan melaksanakan Musyawarah Ranting (Musran). Namun sejak masa bakti habis dari tahun 2019 hingga saat ini Musyawarah Ranting (Musran) belum terlaksana.

Dari informasi yang di peroleh dari Pembina di salah satu Gugus Depan yang namanya tidak mau di sebutkan mengatakan, “Saya sangat menyayangkan pengurus Kwarran Regol yang sampai saat ini masih belum melaksanakan Musran yang seharusnya di laksanakan pada tehun 2019 di karenakan masa baktinya sudah habis,” terangnya.

“Hingga tahun 2020 penundaan Musran dapat kami maklumi karena alasan Covid-19. Namun, kami juga memiliki data bahwa di Kwarran lain di Kota Bandung ada yang bisa melaksanakan Musran di tahun 2020,” bebernya.

Di jelaskannya juga, “Seiring berjalannya waktu, banyak Kwarran lain yang melaksanakan Musran dari tahun 2020, 2021 dan 2022,” katanya.

“Semoga Pengurus Kwarran Regol bisa melaksanakan Musran dan tidak di larut-larut agar ada titik temu untuk kemajuan Gerakan Pramuka di Kwarran Regol kedepannya,” harapnya.

Di tempat terpisah, Aam Efendi, S.Pd selaku Ka Kwarran Regol saat di temui menjelaskan, “Sebelumnya, kami sudah merencanakan untuk melaksanakan Musran Kwarran Regol, namun karena beberapa hal yang tidak memungkinkan jadi kami pending,” jelasnya.

“Saat ini situasi covid-19 sudah normal, maka Musran akan segera kami laksanakan tepatnya pada hari sabtu tanggal 08 Oktober 2022 bertempat di SMPN 43 Bandung,” jawab Aam.

Ketika di tanya terkait Ka Kwarran, Aam menyampaikan, “Siapa pun yang akan menjadi Ka Kwarran ke depannya harus ada rekomendasi secara tertulis dari Gudep dan ketua Gugusnya secara tertulis, sementara jika ada yang dari luar Gugus sebaiknya jangan,” tegasnya.

“Jadi untuk para calon Ka Kwarran diharapkan dari para pembina pramuka yang memang di rekomendasikan oleh sekolahnya, hal itulah yang kami harapkan, karena saya berfikir jika kita baik di awal, maka ke depannya pun akan baik,” katanya.

“Sementara persyaratan dan kriteria, lanjut Aam, sudah di atur dalam AD/ART Gerakan Pramuka,. Dan sementara calon yang sudah masuk saat ini baru ada 2 orang, yakni rekomendasi dari SDN Asmi dan SMPN 10 Bandung,” paparnya.

“Kemungkinan pada saat pelaksanaan akan muncul lagi calon-calon Ka Kwarran, jika yang betul-betul dari Gudep kami juga akan mengakomodir untuk bisa menjadi calon Ka Kwarran,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, bahwa intinya dengan waktu yang tinggal beberapa hari lagi kepada pelaksanaan Musran kami akan tampung semua sampai dengan waktu pelaksanaan.

“Yang terpenting syaratnya, WNI, Anggota Pramuka yang aktif di Regol 5 tahun menjadi pembina di Gugus masing-masing,” tutup Aam.

 

(Redaksi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *