Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 11 Berjalan Aman

Ragam Berita156 Dilihat
banner 468x60

Balikpapan | CYBERNUSANTARA1.ID –Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polsek Balikpapan Timur bersama personel pengamanan dan instansi terkait menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengawal proses pemberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter 11 Gabungan asal Provinsi Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur di Asrama Haji Kelas I Balikpapan.

Kegiatan pengamanan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026 dini hari hingga pagi dan berjalan aman, tertib, serta lancar. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Sebanyak 360 jamaah calon haji, termasuk empat petugas kloter, mengikuti proses pemberangkatan dari Aula Jabal Nur Asrama Haji Kelas I Balikpapan menuju Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menggunakan armada bus Damri yang dikawal personel Satlantas Polresta Balikpapan.

Rombongan jamaah terdiri dari 139 jamaah pria dan 221 jamaah wanita yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur. Selain memastikan keamanan perjalanan, petugas juga memberikan perhatian khusus terhadap jamaah lanjut usia serta jamaah pengguna kursi roda.

Dalam catatan pengamanan, terdapat 66 jamaah lansia dan 13 jamaah pengguna kursi roda yang mendapat pendampingan khusus selama proses keberangkatan. Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 4111 dilaporkan lepas landas menuju Jeddah pada pukul 06.50 WITA.

Kapolsek Balikpapan Timur dalam laporannya juga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif berkat koordinasi lintas sektor antara kepolisian, petugas asrama haji, petugas kesehatan, hingga unsur pengamanan lainnya.

Selain pengamanan, petugas juga membantu proses pengawalan bagasi jamaah yang mencapai 360 koli dengan total berat sekitar 6.960 kilogram.

Di sisi lain, terdapat enam jamaah yang batal maupun tunda berangkat akibat alasan kesehatan dan pendampingan keluarga. Keputusan tersebut dilakukan demi keselamatan jamaah serta berdasarkan pertimbangan medis yang ketat.

Keberhasilan pengamanan pemberangkatan jamaah haji ini menjadi bukti nyata sinergi aparat keamanan dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di tengah proses ibadah masyarakat juga mencerminkan komitmen Polri Presisi dalam menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.

Momentum ini sekaligus menjadi edukasi penting bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya bergantung pada kesiapan jamaah, namun juga hasil kerja sama seluruh unsur pengamanan dan pelayanan demi menciptakan perjalanan ibadah yang aman, tertib, dan khusyuk.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *