Bandung, Cybernusantara1.id -Pembangunan Sumur Imbuhan yang di sinyalir dapat menyerap debit volume air terutama saat musim hujan dan banjir terlaksana di wilayah RW 01, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis (07/07/2022).
Di ketahui, wilayah RW 01, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung memang merupakan salah satu wilayah yang sering mengalami banjir. Bahkan di titik terdalam banjir hingga mencapai pinggang pria dewasa.
Saat uji coba dengan di alirkan air sekitar 11000 liter, serapan Sumur Imbuhan tersebut mampu menyerap 8,8 liter air/detik.

Fedry Nabhan Sumaedi Selaku Pelaksana Kegiatan Konsultan Perencana menjelaskan, “Yang kemarin menentukan titik lokasi Sumur Imbuhan itu warga. Pihak Dinas Bina Marga dan pihak Pengairan Kota Bandung mengikuti atau bekerjasama atas kesepakatan tersebut,” ujarnya.
“Namun, ketika melakukan survey di titik lokasi Sumur Imbuhan, secara teknis tidak bisa di kerjakan karena lokasinya berada di dalam gang, terus ada bangunan kecil. Sementara dalam pengerjaan membutuhkan waktu dan space sekitar 5 x 5 meter untuk akses masuk alat,” terangnya.
“Pengeboran alat juga cukup tinggi 7 hingga 8 meter. Sehingga di tentukanlah titik pengeboran bersama warga yang waktu itu di hadiri oleh Bu RW, LPM, Sekertaris RW, RT dan perwakilan warga,” ucapnya.
Saat di lokasi, Warga Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal mengapresiasi sekaligus menyayangkan pembangunan Sumur Imbuhan tersebut.

Ketua LPM Kelurahan Kacapiring Dadan mengatakan, “Kami tentunya berterima kasih atas terlaksananya Pembangunan Sumur Imbuhan ini. Warga masyarakat sudah menunjukan titik lokasi yang lebih efisien untuk resapan dalam menanggulangi banjir. Namun sayangnya pembangunan tidak sesuai dengan titik yang telah kami sampaikan sehingga Sumur Imbuhan yang di bangun kali ini kebermanfaatan nya tidak akan maksimal, karena bukan di titik lokasi banjir,” ujarnya.
“Kalau bicara manfaat saya yakin manfaatnya ada walaupun hanya sekian persen. Yang jelas tadi bu kabid bicara akan mengevaluasi,” jelas Dadan.
(Redaksi)










