Kapolda Jabar Dorong Humas Polri Adaptif dan Strategis di Era Digital

Ragam Berita71 Dilihat
banner 468x60

Kapolda Jabar Dorong Humas Polri Adaptif dan Strategis di Era Digital

Bandung | CYBERNUSANTARA1.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan pentingnya peran strategis fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri di tengah derasnya arus informasi digital yang berkembang sangat cepat di masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Jabar saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Bandung, Selasa (19/5/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Pejabat Utama Polda Jabar, PPID Satker, serta para Kasi Humas Polres dan Polresta jajaran.

Dalam arahannya, Kapolda Jabar meminta seluruh personel Humas Polri agar mampu bertransformasi secara profesional dan adaptif menghadapi tantangan era digital. Humas Polri, menurutnya, tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai informasi formal, tetapi juga harus menjadi “cooling system” atau penyejuk di tengah derasnya penyebaran hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian di media sosial.

“Di era digital saat ini, penyebaran hoaks dan disinformasi dapat dengan mudah memicu keresahan sosial. Karena itu, Humas Polri harus hadir memberikan informasi yang benar, menenangkan masyarakat, serta mampu membangun optimisme publik,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Ia menilai perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi publik secara signifikan. Informasi mengenai suatu peristiwa dapat menyebar luas hanya dalam hitungan detik dan berpotensi membentuk opini masyarakat secara cepat. Kondisi tersebut menuntut personel humas untuk lebih responsif, cermat, dan akurat dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Kapolda Jabar juga menekankan pentingnya membangun narasi yang edukatif, informatif, dan inspiratif sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di ruang digital.

“Humas bukan lagi sekadar pelengkap institusi, tetapi menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Karena itu, kompetensi pengelolaan media digital harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Melalui Rakernis Bidhumas Polda Jabar 2026, diharapkan seluruh jajaran humas mampu memetakan potensi gangguan kamtibmas di ruang siber serta menghadirkan inovasi komunikasi publik yang efektif dan humanis.

Selain menjadi sarana evaluasi dan koordinasi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antarjajaran humas dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan kondusif bagi masyarakat Jawa Barat.

Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan informasi yang transparan, akurat, dan berimbang sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik serta menjaga persatuan di tengah dinamika informasi digital yang semakin kompleks.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *