Pra Produksi Film Layar Lebar “TANAH AIR KEDUA” di Kabupaten Garut Yang Bekerjasama Dengan Negara Korea Segera di Realisasikan

banner 468x60

 

Kab. Garut, CYBERNUSANTARA1.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut melaksanakan pertemuan bersama PT Aryan Saputra Wijaya yang merupakan Production House (PH) dan DPD PARFI Jabar di Jl. Raya Ciledug No 120. Rabu (12/07/2023).

Pertemuan tersebut dalam rangka membahas “Rapat Teknis Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD) Lanjutan” dengan membahas naskah kerjasama.

Tampak di lokasi acara tersebut di hadiri oleh Ketua DPD PARFI Jabar Amran Rusnadi, Ketua DPC Parfi Garut Asep Sulaeman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Agus Ismail, Sutradara film Hadad Prawira, Kreatif Direktur Bangun Mulya Sudiono, para petugas Disparbud Kab. Garut, Tim PT Aryan Saputra Wijaya dan Dinas Perhubungan Kab. Garut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Agus Ismail mengatakan, “Pada hari ini, kita bersama dengan PT Aryan Saputra Wijaya telah melaksanakan pertemuan. Perlu saya sampaikan bahwa PT Aryan Saputra Wijaya telah menginisiasi pembuatan film dengan judul “TANAH AIR KEDUA” yang akan bekerjasama dengan Korea,” ungkapnya.

“Tadi kita telah membahas peran pemerintah daerah agar dapat lebih mendorong percepatan pelaksanaan pembuatan film tersebut. Tadi juga di sebutkan bahwa Film ini tidak hanya akan mengangkat sejarah, tapi juga akan mengangkat berbagai sektor baik pariwisata, perekonomian dan lainnya,” kata Agus.

“Harapannya film ini juga bisa jadi kado bagi hubungan baik kita dengan Negara Korea Selatan. Dinas pariwisata sebelum nya sudah melaksanakan pembahasan secara detail dan saat ini masih dalam penyusunan. Intinya kita siap mensupport apalagi saya lihat PT Aryan Saputra Wijaya telah mendapat berbagai dukungan di antaranya ada Kemenhan, Kodam III/Slw dan khususnya dukungan secara langsung dari Bapak Bupati Garut juga Pemerintah yang ada di Kab. Garut” tandasnya.

Di tempat yang sama, Sutradara film “TANAH AIR KEDUA” Hadad Prawira mengatakan, “Kerjasama produksi film tanah air ke dua ini merupakan kerjasama Indonesia dan Korea, adapun pihak pemerintah Kabupaten Garut tadi sudah menyampaikan bahwa pemerintah siap mendukung,” katanya.

“Pada kesempatan kali ini, kita memang membutuhkan dukungan dari pemerintah sebagai legitimasi agar kita bisa lebih leluasa untuk bergerak,” ucapnya.

Sesuai rencana, kita akan segera memproduksi film di bulan September dimana momentum tersebut sekaligus dalam rangka merayakan hubungan 50 tahun hubungan bilateral 50 (lima puluh) Tahun antara Indonesia dengan Korea Selatan,” paparnya.

Masih di tempat yang sama, Kreatif Direktur Bangun Mulya Sudiono mengatakan, “Pertemuan kali ini merupakan yang ke-4 kalinya, kesimpulan dari pertemuan tersebut di antaranya banyak hal yang bisa di efisienkan,” katanya.

“Saat ini kita telah melalui semua birokrasinya, makanya proses agak panjang. Kita juga tadi telah mendapat dukungan dari pemerintah sehingga tugas kita yang sangat banyak dan waktunya makin pendek ini dapat kita maksimalkan,” ujarnya.

“Dengan adanya produksi Film di Kabupaten Garut ini tentunya menjadi sebuah Momen bagus yang mana akan mengangkat berbagai sektor baik pariwisata, perekonomian dan lainnya.

“Kita juga akan joint produksi yaitu berkolaborasi melibatkan semua pihak antara Korea dengan Indonesia karena kita juga ingin menghasilkan film yang berkualitas. Kita berharap dengan adanya produksi film ini maka dapat mendukung juga mempromosikan Garut dengan berbagai pariwisatanya, produk – produk UMKM dengan harapan dapat menghadirkan para investor di Kabupaten Garut ini,” tutupnya.

 

(Redaksi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *