Deiyai, CYBERNUSANTARA1.ID — Penginapan Cantika Jalan Kantor Distrik Kampung Waghete I Distrik Tigi Kab. Deiyai, di bobol Maling (OTK), Selasa 13 Juni 2023 pukul 04.25 Wit.
Mendapatkan informasi ada penginapan di Jalan Kantor Distrik Kampung Waghete I Distrik Tigi telah di bobol Maling, anggota personil piket Polsek Tigi merespon cepat laporan Masyarakat dan mendatangi lokasi tempat kejadian.
Dari hasil olah TKP pelaku (OTK) berhasil mengambil barang milik tamu bernama Daniel (L)(38) Kristen Protestan PNS Masyarakat Jayapura yang menginap di penginapan tersebut (Penginapan Cantika). Dengan di bobol nya penginapan, korban Daniel Masyarakat Jayapura mengalami kerugian atas kejadian tersebut, pelaku mengambil barang-barang korban berupa, Satu buah Hp merk Siomi Poco F.4 GT warna kuning 1 unit dan Power Bank (AKI Solar Cell 1 unit).
Pada saat waktu kejadian, pelaku lompat melalui pagar depan penginapan lalu merusak dengan cara mencongkel pintu kamar resepsionis. Setelah itu pelaku kemudian masuk dan mengambil kunci-kunci ruangan. Kemudian pelaku membuka pintu penginapan, pada saat korban mendengar suara orang dari luar, korban berteriak ” siapa itu “.
Kemudian korban menelpon rekannya yang berada di kamar sebelah selanjutnya mereka keluar dan melihat pintu depan penginapan sudah terbuka.
Anggota personil Polsek Tigi mendapat laporan pukul 04.30 wit dari korban melalui via telpon, bahwa telah terjadi pencurian di penginapan cantika. Selanjutnya pukul 04.35 Wit, Anggota piket Polsek Tigi merespon laporan tersebut dan mendatangi TKP guna mengecek sekitar TKP.
Kemudian sekira pukul 04.50 wit Anggota Piket melakukan pencarian pelaku sampai di Lapangan Voli Balai Desa wagete lama. Ditempat tersebut petugas melihat ada 4 orang pemuda yang dicurigai. Ketika petugas menghampiri 4 orang Pemuda tersebut, tiba tiba-tiba pelaku lari dengan sigap anggota personil Polsek Tigi mengejar ke 4 pemuda tersebut, namun tidak berhasil.
Dari hasil yang berhasil di himpun, kasus pencurian di penginapan cantika sudah berapa kali terjadi. Modus pelaku dengan cara yang sama, kejadian tersebut bisa berulang kali terjadi karena kurangnya pengamanan dari pihak pemilik penginapan. Ada kemungkinan pelaku dengan orang yang sama. Sebelum beraksi, pelaku sudah memantau situasi dan keadaan di tempat tersebut.
Kemudian petugas menghimbau agar pemilik penginapan harus memiliki karyawan untuk mengantisipasi agar kejadian tersebut terulang kembali. Dan dengan adanya Karyawan di penginapan, dapat menjaga penginapan.
Perlunya anggota piket penjagaan meningkatkan kegiatan patroli sekitar wilayah waghete di jam rawan terjadi pencurian pada saat waktu subuh, supaya mengurangi niat pelaku pencurian. Serta perlunya mengingatkan pemilik penginapan supaya meningkatkan penjagaan di penginapan pada waktu malam agar tidak terjadi kejadian serupa.
(Nov)
















