Seorang Mahasiswa diduga di Tembak orang tidak di kenal (OTD)

BERITA UTAMA1 Dilihat
banner 468x60

 

Oku Sumsel, CYBERNUSANTARA1.ID – Kejadian naas menimpa seorang mahasiswa Universitas Baturaja (Unbara) yang berinisial OH.

Bagaimana tidak, OH di duga ditembak orang tidak di kenal (OTD) saat melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Karang Endah Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (4/2/23).

Wakil Rektor I Unbara, Yunizir Djakfar saat di konfirmasi membenarkan adanya salah satu mahasiswa universitas terbesar di OKU di tembak oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Yunizir mengatakan bahwa korban merupakan mahasiswa jurusan Teknik Sipil yang sedang melaksanakan KKN di Desa Karang Endah Kecamatan Lengkiti.

Korban, jelas Yunizir, di tembak sekitar pukul 04:00 Wib saat sedang istirahat di Posko penginapan di Desa itu.

“Betul salah satu mahasiswa kita kena tembak pada bagian pantat sebelah kanan. Saat ini korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit. Alhamdulillah kondisinya selamat,” kata Yunizir saat di hubungi Sabtu siang.

Menurut Yunizir, dirinya sudah melakukan kunjungan terhadap korban dan menerima informasi dari korban serta rekan mahasiswa yang lain, kejadiannya begitu cepat.

Saat itu para mahasiswa yang kebetulan ada dua kelompok dengan jumlah 20 orang lokasinya berdekatan sedang istirahat waktu menjelang subuh.

“Saat itu ada suara tembakan sehingga membangunkan semua mahasiswa yang berada disitu,” sambungnya.

Sementara satu mahasiswa sudah kesakitan dan mahasiswa lain melihat ada seorang yang berlari setelah suara ledakan. Mahasiswa yang lain melihat di duga pelaku berlari ke arah hutan dan mencoba mengejar.

“Jadi ada dua kelompok, nah kelompok yang berada sama korban jumlahnya lima orang semua laki-laki di tembaki dan mengenai satu mahasiswa. Mendengar suara ledakan itu pelaku berlari ke arah hutan di sekitar posko,” kata Yunizir.

Pihak Kampus, sambung Yunizir telah mengambil langkah-langkah dengan mendatangi posko dan melakukan rujukan ke rumah sakit terhadap korban.

Saat ini pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke aparat Kepolisian.

“Kami berharap pihak Kepolisian bisa mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku. Kami percaya kasus ini bisa terungkap,” harap Yunizir.

 

( Alv )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *