Banyuwangi, CYBERNUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang berjuluk Sunrise Of Java tiada henti berinovasi. Salah satu inovasi teranyar adalah aplikasi SIMPEL (Sistem Informasi Manajemen Pelaksanaan Belanja Daerah) melalui BPKAD Kabupaten Banyuwangi, Jum’at (23/12/2022).
Aplikasi dalam Bidang Pengelolaan Keuangan Daerah ini di bangun rancangkan berdasar adanya kebutuhan dari seluruh pengelola keuangan yang ada di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun dan memenuhi dokumen pelaksanaan serta pertanggungjawaban belanja yang menjadi tanggung jawabnya.
Plt. Kepala BPKAD Kab. Banyuwangi Cahyanto Hendri Wahyudi, S.E., menjelaskan, “Keberadaan aplikasi SIMPEL ini sangat di harapkan dan di tunggu oleh seluruh SKPD di Kabupaten Banyuwangi,” ungkapnya.
“Seiring dengan kompleksitas pelaksanaan dan pertanggungjawaban belanja yang harus di penuhi oleh setiap pelaksana anggaran terutama yang di atur dalam Perpres 33 tahun 2020. Aplikasi ini di ciptakan untuk mempermudah dan mempercepat pemenuhan dokumen pertanggungjawaban,” paparnya.
Sebagai Pejabat Pengelola Keuangan Daerah di Banyuwangi, BPKAD berkewajiban menyediakan sistem yang dapat mendukung terciptanya tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Kepala Bidang Akuntansi BPKAD Banyuwangi Firman Hidayat, S.E., menguraikan manfaat aplikasi ini.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, mobilitas para pengelola keuangan yang sangat dinamis yang di ikuti dengan tuntutan tugas termasuk penyelesaian SPJ kegiatan, maka di perlukan alat bantu yang bisa di gunakan kapanpun dan dimanapun,” ungkapnya.
“Aplikasi ini juga telah di lengkapi dengan Sistem Pengendalian yang memadai sehingga dapat meminimalisir kesalahan dan mempercepat penyelesaian SPJ,” jelasnya.
“Kami di BPKAD telah melakukan uji coba di tahun 2022 ini, hasilnya sangat memuaskan, waktu penyelesaian SPJ yang sebelumnya membutuhkan waktu 4-5 jam dengan tingkat akurasi 70–80%. Namun, dengan menggunakan aplikasi ini meningkat menjadi hanya membutuhkan waktu 5 -10 menit dengan tingkat akurasi 95 – 100%,” jelasnya.
Rencananya penggunaan aplikasi yang di bangun secara swakelola ini akan di implementasikan pada tahun anggaran 2023 oleh seluruh SKPD di lingkup Pemkab Banyuwangi.
(Tim)














