Kodam III/Slw Gandeng PT. Perkebunan Nasional VIII, Perkuat Sishanta

Terkini74 Dilihat
banner 468x60

 

Bandung, Cybernusantara1.id – Dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan, guna menciptakan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh. Mampu memperkuat Sistem pertahanan semesta (Sishanta) demi kepentingan Pembangunan Nasional. Kodam III/Siliwangi tandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Perkebunan Nusantara VIII.

Acara Penandatanganan PKS berlangsung di ruang Silihwangi Makodam III/Siliwangi Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung Jabar, Kamis (30/6/2022).

Kegiatan di hadiri Direktur PT. Perkebunan Nusantara VIII beserta jajaran Direksi, Kasdam III/Siliwangi. Irdam dan Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, Asrendam, beserta para Asisten Kasdam III/Siliwangi.

Demikian di sampaikan Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Slw di Lapangan Upacara Kodam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung Jabar di sela-sela mendampingi Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo melaksanakan olah raga bersama, Jum’at (1/7/2022).

Lebih lanjut di jelaskan bahwa Lingkup Perjanjian Kerja Sama yang di lakukan meliputi empat aspek. Di antaranya pendayagunaan aset tanah yang ada di wilayah kerja PTPN VIII untuk penguatan pembinaan teritorial terbatas. Program pelatihan, bina lingkungan di wilayah kerja PTPN VIII serta penelitian dan pengembangan lahan untuk pertanian dengan penggunaan BIOS 44 DC (Decomposer).

Pangdam III/Siliwangi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Direktur PT. Perkebunan Nusantara VIII yang telah berkenan untuk menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kodam III/ Siliwangi.

“Perjanjian tentang Penguatan Pembinaan Teritorial dalam Pendayagunaan Aset di wilayah kerja PTPN VIII ini, merupakan bentuk kerja sama kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ucap Pangdam.

Kodam III/Slw tetap berkomitmen terhadap pemeliharaan lingkungan hidup. Utamanya dalam hal penataan tata kelola ruang hutan, pemeliharaan lahan perkebunan sebagai komoditi Jawa Barat, serta tata kelola yang bersifat nilai ekonomis dan cepat, yaitu pariwisata.

Kodam III/Slw pun akan melakukan kegiatan penataan lahan kritis bekas galian tambang pasir, karena bencana alam dan rusaknya unsur hara tanah.

“Kami juga terus menyelenggarakan penelitian-penelitian pengembangan terhadap metodologi mikroba dan biologi yaitu Bios 44 DC. Hal ini merupakan sumbangsih Kodam III/Slw dalam perannya meningkatkan nilai komoditi yang menjadi suatu keharusan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN VIII Didik Prasetyo dalam sambutannya mengatakan, kerja sama yang di lakukan dengan Kodam III/Slw menurutnya sangat bermanfaat sekali.

“Terutama dalam pengamanan sekaligus pemberdayaan dan optimalisasi pemanfaatan lahan di areal PTPN VIII yang kurang produktif. Di mana selama ini karena keterbatasan, menyebabkan beberapa areal tidak terkelola dan tidak produktif,” paparnya.

Di tempat yang sama, Kapendam menambahkan, “PTPN memberikan lahan kritis yang dapat di jadikan demplot Kodam III/Slw dengan menggunakan teknologi Bios 44DC. Sehingga lahan tersebut siap untuk di tanam. Hal tersebut disambut baik oleh Pangdam III/Slw dan akan segera di realisasikan dalam waktu dekat ini,” tutup Kapendam.

 

(Sumber Pendam III/Siliwangi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *