Puluhan Orang Tua Dengan Mimik Sedih Datang Ke Polrestabes Medan Minta Anak-anaknya di Bebaskan

banner 468x60

 

Medan, Sumut, CYBERNUSANTARA1.ID — Puluhan orang tua berkumpul di halaman Polrestabes Medan, Jumat (9 September 2022 ) sekira pukul 10:00 hingga pukul 16:30 wib.

Saat di temui oleh awak media, Dewi Pramita mengatakan, “Ada sekitar 100 lebih anak masih pelajar termaksud anak saya di tangkap Polisi dan di bawa ke Polrestabes Medan dengan dugaan terlibat Demo kenaikan BBM,” katanya.

Menurut keterangan yang di himpun dari beberapa orang tua anak. Anak mereka di tangkap pada saat mau pulang sedang menunggu angkutan kota dan juga ada yang di tangkap depan Plaza Carfure.

Bahkan, Seorang IRT bernama Dewi Pramita warga Tembung kaget mendengar kabar bahwa anak nya ditangkap Polisi.

Kepada awak media Dewi Pramita dengan mimik sedih mengatakan, bahwa anaknya di tangkap saat mau pulang menunggu angkutan kota dan kabar tertangkap anaknya malam sekira pukul 21:30 wib.

“Anak saya bernama Febrian (13) kelas l SMP baru siap main-main dari Tamrin Plaza mau menunggu angkot, tiba-tiba di bawa Polisi. Informasi anak saya di tangkap, kabarnya saya terima langsung dari Polisi wanita Kamis (8/9) malam sekira pukul 21:30wib.

“Bahkan di katakan pihak kepolisian jika anak saya tidak bersalah dalam 1×24 jam akan di bebaskan, namun nyatanya sampai sekarang anak saya tidak di bebaskan juga. Pihak Polisi menjanjikan kepada saya ”Ibu datang aja pagi jam 09:00 pagi, tapi nyatanya sudah sampai sore begini anak kami tidak di lepaskan juga,” katanya dengan mimik sedih.

“Kami mohon kepada bapak Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan, tolong bebaskan sekarang juga anak saya ,karena anak kami tidak bersalah,” tutupnya.

Selanjutnya awak media mencoba mengklarifikasi ke Polres Medan, namun hingga berita ini di tayangkan awak media Cybernusantara1.ID belum mendapat keterangan dari pihak kepolisian.

(Nov)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *