BANDUNG | CYBERNUSANTARA1.ID — Cabang olahraga (cabor) Savate Federasi Savate Indonesia (FSI) Jawa Barat bersiap tampil dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Eksibisi Savate dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, di GOR Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung.
Keikutsertaan Savate sebagai cabor eksibisi menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan atlet, memperluas kompetisi, sekaligus mengukur potensi atlet Savate Jawa Barat secara lebih objektif. Sebanyak 14 Pengurus Cabang (Pengcab) FSI Jawa Barat diproyeksikan ambil bagian dalam ajang tersebut.

Ketua Panitia pelaksana eksebisi Porprov Jabar cabor savate, Deny Morand, SH, mengatakan seluruh persiapan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek teknis, administratif, keselamatan atlet dan sportivitas.
“Eksibisi ini bukan sekadar pertandingan. Ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan pemetaan prestasi atlet Savate Jawa Barat. Kami ingin seluruh rangkaian berjalan tertib, profesional, sportif dan menjunjung tinggi integritas olahraga,” ujar Deny Morand kepada awak media, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, keterlibatan 14 Pengcab FSI Jawa Barat menunjukkan semakin luasnya perkembangan Savate di daerah. Kondisi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Jujuk: Eksibisi Harus Jadi Tolok Ukur Pembinaan
Ketua Federasi Savate Indonesia (FSI) Jawa Barat, Jujuk Wahjudiana, S.Ip., yang juga dipercaya sebagai Technical Delegate (TD) dalam eksibisi Porprov cabor Savate, menegaskan bahwa pelaksanaan pertandingan harus mengedepankan standar teknis, objektivitas dan keselamatan atlet.
Menurut Jujuk, kehadiran Savate dalam Porprov Jabar XV bukan hanya tentang memperebutkan kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk menguji kesiapan sistem pembinaan di Jawa Barat.
“Kami ingin eksibisi Savate ini menjadi tolok ukur pembinaan. Atlet harus mendapatkan kesempatan bertanding dalam suasana yang fair, sementara perangkat pertandingan harus bekerja berdasarkan aturan dan standar teknis yang telah ditetapkan,” kata Jujuk.

Ia menambahkan, sebagai Technical Delegate, dirinya bersama jajaran teknis akan memastikan aspek pertandingan berjalan sesuai regulasi yang berlaku, mulai dari kelas pertandingan, administrasi atlet, timbang badan, perangkat pertandingan hingga pelaksanaan di arena.
“Integritas pertandingan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Hasil pertandingan harus ditentukan oleh kemampuan atlet di arena, bukan oleh faktor di luar pertandingan. Karena itu, seluruh pihak harus memahami dan menghormati regulasi,” tegasnya.
Jujuk juga berharap para atlet menjadikan eksibisi Porprov sebagai pengalaman penting untuk meningkatkan kualitas, mental bertanding dan disiplin.
“Menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi. Yang paling penting adalah bagaimana atlet bertanding secara sportif, berani, disiplin dan menghormati lawan. Dari proses seperti inilah prestasi besar dibangun,” ujarnya.
Manager Meeting 12 September 2026
Rangkaian persiapan akan diawali dengan Manager Meeting di Bandung pada 12 September 2026.
Forum tersebut menjadi ruang koordinasi antara panitia, Pengprov FSI Jawa Barat, perwakilan Pengcab serta unsur teknis untuk membahas berbagai kebutuhan penyelenggaraan, termasuk ketentuan pertandingan dan administrasi peserta.
Selanjutnya, Technical Meeting sekaligus timbang badan dijadwalkan pada 30 Oktober 2026, atau sehari sebelum pertandingan dimulai.
Timbang badan menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan setiap atlet bertanding sesuai kelas yang telah ditentukan. Dalam persiapan eksibisi tahun ini juga terdapat perubahan kelas berat badan dan penambahan nomor pertandingan.
Kelas Pertandingan Assaut
Untuk nomor Assaut putra, kelas yang dipertandingkan meliputi:
-52 kg
53–60 kg
61–67 kg
68–75 kg
76 kg ke atas
Sedangkan Assaut putri terdiri atas:
-45 kg
46–52 kg
53–60 kg
+61 kg
Kelas Pertandingan Combat
Untuk nomor Combat putra, kelas pertandingan meliputi:
-52 kg
53–58 kg
59–65 kg
66–72 kg
73–79 kg
80 kg ke atas
Sementara Combat putri terdiri atas:
-49 kg
50–55 kg
56–61 kg
+61 kg
Adapun untuk nomor Canne de Combat, tidak terdapat perubahan sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan.
Savate Resmi Masuk Cabor Eksibisi Porprov Jabar XV
Keikutsertaan Savate dalam Porprov Jabar XV 2026 memiliki dasar resmi melalui Surat Keputusan Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Barat Nomor 123 Tahun 2026 tentang Penetapan Cabang Olahraga Ekshibisi yang Dipertandingkan/Diperlombakan pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat XV Tahun 2026.
Dalam lampiran keputusan tersebut, Savate tercantum sebagai salah satu dari tujuh cabang olahraga eksibisi, bersama Kabaddi, Padel, Pickleball, Teqball, Trail Running dan Xiangqi.
Keputusan KONI Jawa Barat tersebut juga mengatur tanggung jawab Pengprov cabang olahraga eksibisi dalam penyelenggaraan pertandingan, termasuk pendampingan, pengarahan, pengawasan serta pemberian saran teknis kepada KONI Jawa Barat sesuai ketentuan yang berlaku.
Jujuk menilai pengakuan Savate sebagai cabor eksibisi dalam Porprov merupakan langkah penting dalam perjalanan pembinaan olahraga tersebut di Jawa Barat.
“Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Savate. Eksibisi Porprov memberikan ruang bagi kami untuk menunjukkan bahwa Savate memiliki sistem pembinaan, atlet dan perangkat pertandingan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh Pengcab FSI Jawa Barat memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal, bukan hanya untuk mengejar medali atau kemenangan, tetapi juga membangun regenerasi atlet.
“Target kita bukan hanya sukses penyelenggaraan. Lebih jauh lagi, kita ingin melahirkan atlet-atlet Jawa Barat yang memiliki kualitas, karakter dan mental juara sehingga ke depan mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional,” tambah Jujuk.
14 Pengcab Jadi Kekuatan Pembinaan Jawa Barat
Keterlibatan 14 Pengcab FSI Jawa Barat menjadi salah satu indikator berkembangnya ekosistem Savate di Jawa Barat. Kompetisi antardaerah diharapkan dapat menciptakan persaingan sehat sekaligus membuka peluang munculnya atlet-atlet baru.
Panitia menegaskan bahwa seluruh tahapan penyelenggaraan akan diarahkan untuk menciptakan pertandingan yang aman, tertib, transparan dan menjunjung tinggi prinsip fair play.
Bagi atlet, eksibisi ini bukan sekadar panggung untuk meraih kemenangan, tetapi kesempatan membuktikan hasil latihan, kedisiplinan dan kerja keras yang telah dilakukan selama proses pembinaan.
Dengan persiapan yang dimulai melalui Manager Meeting, Technical Meeting, timbang badan hingga pertandingan, eksibisi Savate Porprov Jabar XV 2026 diharapkan mampu menjadi bagian penting dari perjalanan peningkatan prestasi olahraga bela diri di Jawa Barat.
31 Oktober hingga 1 November 2026, GOR Bandung, Jalan Jakarta, akan menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet Savate Jawa Barat. Sebuah panggung yang tidak hanya menuntut keberanian bertanding, tetapi juga sportivitas, disiplin, integritas dan penghormatan terhadap prestasi.
Savate Jawa Barat: Bertanding dengan keberanian, menang dengan sportivitas, dan membangun prestasi dengan integritas.










