Jakarta | CYBERNUSANTARA1.ID — Dewan Sengketa Indonesia (DSI) secara resmi membuka call for papers untuk penerbitan Jurnal Mediasi Indonesia edisi 2026. Program ini ditujukan bagi para alumni DSI, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pengembangan praktik dan kajian mediasi di Indonesia.
Melalui pengumuman ini, DSI mengajak para penulis untuk mengirimkan artikel ilmiah terbaik yang mengangkat berbagai perspektif, inovasi, maupun praktik mediasi sebagai bagian dari penyelesaian sengketa yang efektif dan berkeadilan.

Adapun jadwal pengiriman naskah dibagi dalam dua periode, yakni:
- Deadline pertama: 30 Juni 2026 (untuk terbit Agustus 2026)
- Deadline kedua: 26 Oktober 2026 (untuk terbit Desember 2026)
Jurnal ini akan diterbitkan sebanyak dua kali dalam setahun, sebagai upaya konsisten DSI dalam mendorong literasi, penelitian, dan pengembangan keilmuan di bidang mediasi.
Seluruh full paper dapat dikirimkan melalui email resmi di info.dsipusat@dewansengketa.id.
Sementara itu, informasi lebih lanjut terkait ketentuan penulisan dan proses seleksi dapat diakses melalui laman resmi di e.journal.dewansengketa.id.
Bagi calon kontributor yang membutuhkan informasi tambahan, panitia juga menyediakan layanan kontak melalui:
- Dewi (0812-1221-8059)
- Fitri (+62 822-5865-5298)
Dengan dibukanya call for papers ini, Dewan Sengketa Indonesia berharap dapat menghimpun gagasan-gagasan berkualitas yang mampu memperkaya khazanah keilmuan sekaligus memperkuat peran mediasi dalam sistem penyelesaian sengketa di Indonesia.










