BANDUNG | CYBERNUSANTARA1.ID – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat melantik dan mengambil sumpah jabatan 107 pejabat fungsional serta 9 pejabat administrator, Rabu (8/4/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kinerja birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag Jawa Barat.
Sebanyak 107 pejabat fungsional yang dilantik terdiri dari 104 penghulu dan 3 perencana. Selain itu, rotasi dan promosi terhadap 9 pejabat administrator dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat wilayah dan kabupaten/kota.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang tidak terpisahkan dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja lembaga.
“Rotasi dan promosi ini adalah bagian dari dinamika organisasi. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan fungsi yang baru,” ujarnya.
Dalam arahannya, Dudu menekankan tiga pilar utama yang harus dijaga oleh setiap pejabat, yakni integritas, profesionalitas, dan rekam jejak kinerja. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah, khususnya di sektor pelayanan keagamaan.
Ia juga memaparkan empat fokus kerja yang harus menjadi perhatian seluruh pejabat, yaitu penguatan zona integritas menuju birokrasi bersih dan melayani, pengembangan madrasah unggulan, peningkatan kualitas layanan publik di Kantor Urusan Agama (KUA) dan unit lainnya, serta menjaga kerukunan umat beragama.
“Kita berhadapan langsung dengan tokoh agama dan masyarakat. Maka kunci utamanya adalah komunikasi yang baik, silaturahmi, dan keteladanan,” katanya.
Selain itu, Dudu mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan pejabat Kementerian Agama, khususnya terkait mutasi dan promosi jabatan.
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan saya, Menteri, atau pejabat lainnya dan meminta uang, jangan dipercaya. Semua proses ini nol rupiah,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan keagamaan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel di Jawa Barat.
Rotasi Jabatan Strategis
Sejumlah pejabat yang dilantik dalam rotasi jabatan administrator di antaranya:
- Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd.I. menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Purwakarta
- Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd. menjadi Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Jabar
- Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Majalengka
- H. Slamet, S.Ag. menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon
- H. Enjat Mujiat, S.Ag., M.H. menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Bogor
- H. Dede Supriatna, S.Ag., M.Pd.I. menjadi Kepala Kemenag Kota Depok
- H. Mahmudi Affan Rangkuti, S.Pd.I., M.EI menjadi Kepala Kemenag Kota Bogor
- Dr. H. Ujang Ruhiat, S.Ag., M.Ag. menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi
- Dr. Junit Sihombing, S.Th., M.Th. sebagai Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Jabar
Dengan komposisi baru ini, Kemenag Jawa Barat dituntut untuk membuktikan komitmen terhadap reformasi birokrasi, terutama dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
















