Bandung | CYBERNUSANTARA1.ID – Menyambut Idul Fitri 2026 yang bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah, praktisi hukum Alman Adi, S.H., M.H., menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan pesan penuh kesan, semangat, dan optimisme.
Dalam keterangannya, rabu (18/3/2026), Alman Adi mengatakan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting bagi setiap insan untuk melakukan refleksi diri setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.
Menurutnya, hari kemenangan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kembalinya manusia pada kesucian, tetapi juga sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, memperkuat integritas, serta membangun semangat baru dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum suci ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat nilai kejujuran, menjaga persaudaraan, serta menumbuhkan semangat baru untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Alman Adi.
Sebagai praktisi hukum, ia menilai bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Fitri, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan saling memaafkan, sejalan dengan prinsip dasar dalam penegakan hukum yang menjunjung tinggi keadilan dan integritas.
Selain itu, Alman Adi juga menyampaikan harapannya agar dunia pers dan masyarakat dapat terus bersinergi dalam menyampaikan informasi yang berimbang, edukatif, dan bermanfaat bagi publik.
Ia optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, berbagai tantangan yang dihadapi bangsa dapat dilalui sehingga masa depan yang lebih baik dapat terwujud.
“Idul Fitri adalah momentum untuk memperbarui niat, memperkuat semangat, dan menatap masa depan dengan optimisme. Saya yakin dengan kebersamaan dan kerja keras, kita semua dapat membangun kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.
Melalui momentum Idul Fitri tahun ini, Alman Adi berharap masyarakat Indonesia semakin mempererat tali silaturahmi, menjaga persatuan, serta terus menumbuhkan semangat positif dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. (Red)










