Program Masjid Ramah Pemudik Hadir di Bandung Barat, Kemenag Siapkan Masjid sebagai Tempat Istirahat Pemudik

banner 468x60

Bandung Barat | CYBERNUSANTARA1.ID – Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat menghadirkan program Masjid Ramah Pemudik di sejumlah titik strategis, salah satunya di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Program ini bertujuan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi jalur utama selama musim mudik.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Hj Baiq Raehanun Ratnasari, mengatakan bahwa program Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk kontribusi Kementerian Agama dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan jauh.

Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam melayani umat, tidak hanya sebatas tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan sosial bagi masyarakat.

“Program Kementerian Agama terkait Masjid Ramah Pemudik ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk melayani para pemudik. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pelayanan umat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui program tersebut para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas masjid untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman. Dengan demikian, perjalanan para pemudik diharapkan menjadi lebih nyaman dan aman.

“Dengan hadirnya program ini, para pemudik bisa beristirahat di masjid sehingga perjalanan mereka menjadi lebih menyenangkan dan tetap dalam kondisi yang baik saat melanjutkan perjalanan,” tambahnya.

Baiq Raehanun Ratnasari juga menuturkan bahwa program Masjid Ramah Pemudik tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi saja, tetapi tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Bandung Barat dan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Cipatat, Fuad Hasyim, menambahkan bahwa program tersebut dilaksanakan secara merata di setiap kecamatan di wilayah Bandung Barat.

Menurutnya, setiap kecamatan memiliki satu masjid yang ditunjuk sebagai titik pelayanan bagi para pemudik yang melintas.

“Program Kementerian Agama ini bukan hanya di Cipatat saja. Di Kabupaten Bandung Barat hampir setiap kecamatan memiliki satu masjid yang dijadikan titik pelayanan pemudik, seperti di Padalarang, Cikalong, hingga Lembang bagi pemudik yang menuju arah Subang,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa lokasi di Cipatat menjadi salah satu titik penting karena berada di jalur nasional yang banyak dilalui kendaraan saat arus mudik.

“Biasanya untuk tingkat Kabupaten Bandung Barat, titik di Cipatat ini menjadi salah satu lokasi utama karena berada di jalan nasional yang cukup ramai dilalui para pemudik,” pungkasnya.

Melalui program Masjid Ramah Pemudik ini, diharapkan para pemudik tidak hanya mendapatkan tempat beribadah, tetapi juga fasilitas untuk beristirahat, sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan. (Jay)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *