Bandung, CYBERNUSANTARA1.ID – Gempa yang terjadi di Cianjur menjadi duka bagi rakyat Indonesia. Ribuan rumah hancur mengakibatkan ratusan jiwa meninggal dunia dan ribuan orang mengalami luka akibat musibah tersebut.
Oleh karena itu, pentingnya alat pendeteksi gempa merupakan salah satu upaya dalam mengetahui ketika terjadi gempa sehingga dengan alat pendeteksi gempa masyarakat bisa segera mengambil tindakan.
Agus Ali yang akrab di sapa (Agus Obrek) merupakan salah satu putra daerah yang berdomisili di Kmp Hegarmanah, Desa Nyenang, Kec. Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat telah menciptakan sebuah alat pendeteksi gempa dengan nama LINIBEL.

Saat bertemu dengan Agus Ali di kediaman Sdr. Rafi Ryan Ibrani, dihadiri Nanang Wahidin, Moh Agung Sukur dan Moh. Nasir di Jl. Salendro timur 9, Kota Bandung, ia menerangkan bahwa sejak tahun 2009 telah berhasil menciptakan alat pendeteksi gempa.
“Alhamdulillah alat pendeteksi gempa yang saya buat dengan nama LINIBEL ini berfungsi sangat baik. Dimana alat ini akan bereaksi menimbulkan suara saat terjadi goncangan,” paparnya.
“Alat ini sudah di uji coba oleh LIPI di Serpong dan mendapat sertifikasi. Harapan saya alat ini dapat di gunakan oleh pemerintah dan masyarakat di seluruh Indonesia sebagai upaya penanganan gempa bumi,” tutupnya.
Ditempat yang sama, Mohamad Nasir yang aktif di “Yayasan Formula Indonesia Maju” sangat mengapresiasi temuan putra bangsa tersebut.
Menurutnya, “Alat yang saat ini saya saksikan merupakan sebuah terobosan bagi Rakyat Indonesia dalam penanggulangan Gempa Bumi,” katanya.
“Insya Alloh saya saya siap mendukung/bekerjasama dalam sosialisasi alat pendeteksi gempa bumi karya Putra Bangsa ini,” pungkasnya.
(Redaksi)










