Kota Bandung – Kegiatan Halalbihalal dan silaturahmi di Kelurahan Kecamatan Batununggal, Kota Bandung berlangsung hidmat dan sukses.
Nampak Pemerintahan setempat, Forkompinda dan sejumlah LKK serta unsur serta elemen warga masyarakat bahu membahu dan bersatu padu.
Camat Batununggal, Drs. Tarya M.Ap menyambut baik dan memberikan apresiasi terkait kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah saya bisa diundang oleh Lurah Kebon Gedang, dan alhamdulilah bisa menyempatkan hadir, mungkin kalau dua Tahun kebelakang yang dulu kita tidak bisa melaksanakan silaturahmi, namun untuk sekarang ini situasi pandemi sudah sedikit melandai sehingga semua kegiatan halal bi halal bisa di laksanakan ditiap-tiap kelurahan,” tuturnya saat ikut halal bi halal di Kantor Kelurahan Kebon Gedang jalan Wulan No. 5 Bandung, Jumat (20/5/22).
“Saya Kira ini cukup bagus, yang hadir cukup banyak dan yang hadir dari berbagai golongan, kalangan dan lembaga kelurahan LPM, PKK, BKM, Karang Taruna RW, Gober dan tokoh masyarakat bahwa di Kebon Gedang ini sudah cukup bagus dan baik,” tambahnya.
“Mudah mudahan bisa diterapkan di kelurahan lain, karena dalam satu tahun ini saya lihat Kebon Gedang sudah banyak program-program yang cukup berarti,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Lurah Kebon Gedang Yusup Firmansyah S.H., mengatakan, “Alhamdulilah sudah dilaksanakan halal bi halal menjadikan sebuah momentum untuk bisa mempersatukan semua LKK dan semua Mitra yang ada di kelurahan,” ucapnya.
“Terkait silaturahmi, penyamaan visi misi untuk menjadikan Kebon Gedang juara. Mudah-mudahan dengan adanya halal bi halal ini menjadi momentun untuk mempersatukan masarakat menuju Kebon Gedang ngahiji Kebon Gedang Kahiji di Kota Bandung,” harapnya.
Selanjutnya Ustad Cece Sukmawan selaku ketua MUI kelurahan Kebon Gedang mengatakan, “Syukur alhamdulilah dalam satu kegiatan MUI kelurahan. MUI mempunyai gagasan dan besinergi antara lembaga LKK yang ada di Kelurahan Kebon Gedang dan sebagai kepedulian antara keinginan, harapan hingga usulan masyarakat yang dipadukan dengan kebijakan, program pemerintah untuk bersinergi dalam suatu kegiatan,” ujarnya.
“Maka MUI Kebon Gedang ikut menginisiasi dalam mengadakan acara halal bi halal ini agar kerjasama membangun dengan icon ngahijiken Kebon Gedang menumbuhkan gotong royong dengan berbagai program LKK yang ada di kelurahan Kebon Gedang temasuk para ketua RW, LPM, Karang Taruna, PKK, dan DKM. Semoga Kebon Gedang tetap bersatu dan bisa menjadi percontohan untuk wilayah lain,” paparnya.
“Intinya, upaya kami mendukung dan ikut mewujudkan Kota Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis,” tandasnya.
Sementara itu Ketua BKM, Erik mengatakan meskipun halal bi halal ini agak telat, tidak mengurangi tali silaturahmi dimana masyarakat Kebon Gedang ini memiliki kemisri yang bagus, sinergitas yang baik sehingga antara LKK bisa menyelenggarakan kegiatan ini.
“Tujuannya disamping menjalin tali silaturahmi juga untuk menunjukan kepada masyarakat umum inilah Kebon Gedang, dimana ada Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera dan kamipun akan terus berupaya untuk menunjukan niat baik kepada masyarakat menerapkan program kebijakan pemerintah kota Bandung,” paparnya.
“Pastinya kerja dan kinerja BKM untuk bagaimana caranya masyarakat berswadaya dengan kemampuannya untuk berkarya, berinovasi, kreatif dan berdaya guna,” pungkasnya.
(Iwn)










