Jakarta – Ricky Hosada yang merupakan seorang Aktor laga dan sukses dalam berbagai film layar lebar di era 1985-1990, sempat menghilang di dunia Entertainment.
Saat awak media mengetahui keberadaannya yang kembali eksis, awak media pun mencoba menghubunginya melalui Ponsel, Kamis (19/5/2022).
Dalam keterangannya, Ricky Hosada yang akrab di sapa Bung Ricky ini mengatakan, “Benar, saat ini saya kembali di dunia Entertainment. Sebagai seorang seniman tentu jiwa seninya akan tergerak ingin terus berkarya,” ungkap Ricky yang pernah menjadi juara pertama Kick Boxing di tahun 1990.

Ketika ditanya terkait menghilangnya di dunia Entertainment, padahal saat itu karirnya sedang melejit, Ricky Hosada mengatakan, “Perjalanan karier saya saat itu memang sedang melejit, bahkan waktu itu di beberapa film layar lebar saya menjadi Peran Utama dan ada yang masuk Box Office,” ucap Ricky yang kini aktif di Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).
“Beberapa film yang pernah saya mainkan diantaranya bersama Barry Prima melawan Advent Bangun dalam film Kelabang Seribu (1987), dan bersama Rani Soraya bertarung melawan Advent Bangun dalam film Bangkitnya si Mata Malaikat (1988), Pendekar Lembah Kuning (1988), Harga Sebuah Kejujuran (1988), Pendekar Ilmu Api (1989) dan sempat bermain dengan bintang laga Australia Peter O Brian, dalam produksi PT Rapi Film, Membakar Lingkaran Api (1989), Naga Sakti bersama Wieke Widowaty dan Alicia Djohar, Jubah Hitam bersama Wieke Widowaty dan Emma Febry, Cakar Harimau bersama Wieke Widowaty dan Boy Tirayoh, Peluru dan Mesiu bersama Harry Capry dan Wieke Widowaty, Gadis Pendekar bersama Yurike Prastika, Melindas Karang Kapur bersama Johan Saimima, Manusia Penunggu Jenazah bersama Hengky Tornado dan Rani Soraya, Tiada Titik Balik bersama Cinthia Rothrock dan Richard Norton, dan yang terbaru Film Forbidden (2022) bersama Anna Tairas dan Mahesa, Dea Anissa (Dea Imut), Rani Soraya, yang akan segera ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia, Sutradara: Hendry Manggal, Fighting Directur, Jefry D.Watimena,” paparnya.

Bahkan, lanjutnya Ricky, “Pada awal 1990-an, saya sempat pergi ke Hong Kong untuk main film, tapi karena tidak berjodoh saya kembali ke Indonesia,” kata Ricky Hosada yang pada th.1997 ikut main dalam serial TV silat klasik “Tutur Tinular” shooting di Beijing Tiongkok.
Terkait hilangnya saya di dunia Entertainment, kata Ricky, “Semua manusia mungkin pernah mengalami atau merasa hidup hampa, walaupun saat itu karier saya sedang menanjak, saya memilih kembali ke Ujung Pandang karena sakit dan didoakan kesembuhan oleh Pdt. Benyamin Erohi dan Pdt. Daniel Subianto. Merekalah yang melayani dan menuntun saya kepada Tuhan. Sejak itulah saya melayani Tuhan dan membuat hati saya bersukacita untuk melayani orang-orang yang butuh pertolongan,” ungkapnya.

“Sebagai seorang seniman dan pelayan Tuhan, saya kembali ke dunia Entertainment untuk berkarya dalam film dan hadir untuk melayani bersama rekan sejawat. Semoga dengan kembalinya saya di dunia Entertainment ini dapat memberikan manfaat baik di dunia perfilman dan juga rekan sahabat semua,” tutup Ricky Hosada yang kini menjadi pemeran utama dalam film Bioskop Drama Action “FORBIDDEN” (2022).
(Redaksi)










