Manggeng Aceh – Pemerintah Gampong Panton Makmur, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya menggelar Musdessus (Musyawarah Desa Khusus) untuk menetapkan Calon KPM BLT DD 2022 di Mushalla Gampong, Kamis (24/2/2022).
Kegiatan digelar setengah hari dari jam 14.00 Wib hingga sore hari, Kegiatan tersebut di ikuti oleh Tokoh Masyarakat, masyarakat, Tuha Peut dan seluruh Aparatur Gampong Panton Makmur Kegiatan tersebut dipimpin Langsung oleh Pj Keuchik Gampong Panton Makmur Agusdin.
Dalam sambutannya Agusdin mengatakan, “Tujuan dilaksanakannya musdes ini dalam rangka verifikasi, validasi dan menetapkan calon keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD untuk tahun anggaran 2022. Tahun lalu telah ditetapkan oleh pemerintah gampong yang dulu sebanyak 42 keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD,” terangnya.
“Dalam musyawarah ini kita kembali menetapkan keluarga penerima bantuan BLT DD untuk masa tahun anggaran 2022. Saya berharap dalam penjaringan calon penerima bantuan tunai dana desa ini agar diverifikasi dan divalidasi dengan benar, supaya tidak ada tumpang tindih nantinya,” ujar Agusdin.
Ia mengungkapkan bahwa sejak tersedianya Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, banyak sekali Masyarakat yang terbantu ekonominya apalagi sekarang lagi musim Pandemi. Penerima bantuan BLT ini kami sensor dulu jangan sampai lolos dengan yang menerima bantuan sosial lainnya seperti BPNT, PKH serta Bantuan Sosial lainnya,” kata Agusdin
“Kami telah mengsingkronkan data antara pendamping PKH dan TKSK yang menangani Masalah BPNT takutnya nanti ada yang menerima Bantuan Ganda atau tumpang tindih,” katanya
Sementara itu, Pendamping Desa Aslinda Sastra di dampingi Pendamping Lokal Desa Iksan, dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa musdes penetapan calon KPM BLT DD di Gampong Panton Makmur ini untuk penetapan KPM BLT DD 2022.
Aslinda Sastra menjelaskan bahwa penetapan penerima BLT yang di alokasikan dari Dana Desa menurut Perpres Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2022, serta PMK Nomor 190/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Dana Desa.
“Dana Desa per kabupaten/kota di tentukan penggunaannya untuk program perlindungan sosial berupa BLT DD paling sedikit 40 persen, program ketahanan pangan paling sedikit 20 persen dan dukungan pendanaan penanganan Covid-19 paling sedikit 8 persen dari total pagu Dana Desa wajib dianggarkan,” terangnya.
Sastra juga menguraikan syarat penerima manfaat BLT DD 2022 merupakan keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di gampong bersangkutan dan diprioritaskan untuk keluarga miskin yang termasuk dalam kategori Miskin.
“Keluarga miskin penerima Bansos lainnya yang terhenti memperoleh bantuan, seperti penerima BST dari Kantor Pos yang terhenti. Kemudian, keluarga miskin yang terdampak pandemi virus Covid-19, dan belum menerima bantuan dari pemerintah, serta rumah tangga dengan anggota keluarga tunggal atau lanjut usia,” sambungnya.
Lebih lanjut, kata Sastra, data penerima BLT DD 2022 yang sudah diputuskan dalam musyawarah desa Khusus ini dituangkan dalam lampiran Peraturan Keuchik atau Keputusan Keuchik. Dalam Peraturan atau Keputusan Keuchik tersebut harus memuat beberapa kolom yakni nama, alamat KPM, rincian KPM berdasarkan jenis kelompok pekerjaan, dan jumlah KPM.
“Peraturan atau Keputusan Keuchik itu nantinya disampaikan kepada Dinas DPMP4 Abdya dalam bentuk soft copy untuk selanjutnya direkam pada OMSPAN Kemenkeu RI sebagai persyaratan penyaluran penyaluran BLT Desa tahun anggaran 2022 paling lambat akhir bulan Februari ini,” ungkap Sastra.
Dalam musdes tersebut, para peserta sepakat menetapkan calon KPM BLT DD tahun 2022 berjumlah 78 KPM, diantaranya berasal dari data lama Tahun 2021 sebanyak 42 KPM kemudian ditambah data keluarga baru yang berjumlah 36 KPM.
Acara Musdessus tersebut dihadiri Ketua Tuha Peut, Hamdan Merda bersama anggota, Tuha Lapan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Bhabinkamtibmas Brigadir Sudirmman, Banbinsa Serda Suardi, Pendamping PKH, TKSK serta Masyarakat Gampong Panton Makmur.
(IWAN)










