Nasib Guru Honorer SDN 104252 Sei Tuan Deli Serdang, 4 Bulan Belum Mendapatkan Gaji

BERITA UTAMA14 Dilihat
banner 468x60

 

Deli Serdang ,Sumatra Utara — Sebanyak Delapan guru honorer SD Negeri Nomor 104252 Sei Tuan, Pantai Labu, Deli Serdang merasa resah dan tidak nyaman dalam menjalankan kewajiban tugasnya sebagai seorang pendidik.

Pasalnya, Para pendidik yang selayaknya menerima upah dari hasil kerjanya kini sudah 4 (Empat) sejak bulan September, Oktober, Nopember dan Desember 2021 lalu belum menerima gaji ataupun upah yang biasa di dapat setiap bulannya.

Dari informasi yang diperoleh, setiap bulan buku berjalan sekolah yang ada di seluruh Indonesia selalu membuat laporan hasil kegiatan ataupun laporan jumlah pekerja yang aktif serta di tandatangani oleh kepala sekolah dan di bubuhi stempel Sekolah yang di dukung tandatangan para pendidik (guru) yang menjalankan tugas setiap bulannya.

Namun, dari keterangan yang diperoleh, Ke-8 (Delapan) guru honorer mengaku sama sekali tidak pernah di libatkan dalam hal pelaporan (LPJ) walaupun hanya sebuah tandatangan.

“Sama sekali kami tidak pernah di libatkan walaupun hanya tandatangan, begitu juga diduga bendahara sekolah hanya sebuah nama ataupun jabatan, karena segala sesuatunya di kerjakan oleh kepala sekolah,” ungkap (Y) salah satu guru honorer yang enggan di sebutkan namanya.

Salah seorang guru honorer yang tidak bersedia di publikasikan inisialnya mengatakan Senin (31-01-2022).

“Sejak bulan September, Oktober, Nopember dan Desember 2021 lalu, kami belum menerima gaji / upah. Kami mohon kepada Kepala Sekolah ataupun pejabat terkait gaji para guru honorer tolong nasib kesejahteraan kami di perhatikan, karena kami bekerja dan hasilnya kami buat untuk kebutuhan rumah tangga dan anak-anak kami,” ucapnya.

“Kami mohon agar segera di bayarkan gaji / upah selama 4 bulan tahun 2021 karena itu semua hak kami,” pintanya.

Selanjutnya tim awak media melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Deli Serdang yang semula di terima oleh “Y” sekretaris dinas Pendidikan kabupaten Deli Serdang.

Namun, karena di ketahui adanya tamu dari salahsatu LSM yang ada di Deli Serdang akhirnya awak media dengan menjunjung tinggi etika bersedia menunggu untuk melakukan konfirmasi terkait nasib 8 (delapan) guru honorer di SD Negeri nomor 104252 Sri Tuan Pantau Labu.

Sekira hingga 90 menit sedari pukul 13.40 wib hingga pukul 15.30 wib lamanya awak media menunggu namun kenyataan yang di terima awak media sungguh tiada di sangka, konfirmasi yang semula sudah di jadwalkan ternyata di abaikan bahkan Beliau (Y) sempat berjalan keluar menuju ruang kepala dinas hingga waktu yang cukup lama.

Selanjutnya, awak media berusaha menghubungi via handphone nomor 0822 7773 8xxx namun panggilan tidak diterima alias di abaikan, dengan penuh rasa kecewa tim awak media beranjak meninggalkan kantor dinas pendidikan Deli Serdang.

Ditempat terpisah , “Y” kepala sekolah SD Negeri nomor 104252 Sei Tuan Pantai Labu saat di hubungi via telephone seluler nomor 0813 7067 4xxx berulang kali di hubungi telephone aktif namun tidak di terima.

Awak media pun sempat mengirim pesan melalui WhassApp di nomor yang sama, dan di jawabnya dengan mengatakan, “Sabar Pak, Saya Masih Merawat Mamak Di Rumah Sakit Grand Medistra. Hari Rabu Kita Duduk Bersama Di Koorwil Pantai Labu. Izin Bersabar. Trims.hp Tadi Tinggal Di Rumah,” jawabnya.

Sampai berita ini di terbitkan belum ada penjelasan, baik dari kepala sekolah atau dari Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Deli Serdang.

 

(Novrizal)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *