Karawang, CYBERNUSANTARA1.ID — Musibah kapan dan dimanapun dapat terjadi, demikian juga yang terjadi pada sebuah rumah milik keluarga Gunawan/Patmah warga dusun Pacing Utara RT 07/03 Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, Senin (8/11/2021) pagi hangus terbakar.
Beruntung saat peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 03.00 WIB, istri Gunawan beserta kedua anaknya langsung keluar rumah meminta pertolongan. Meski tidak ada korban jiwa, namun anak korban Yudi (21) terkena luka bakar ditubuhnya.
Dalam rekaman video amatir yang didapat dari tetangga korban, tampak api berkobar membakar pada bagian ruangan tamu, ruangan tengah, ruangan kamar dan atap rumah Gunawan. Warga yang melihat di lokasi kejadian semula tidak bisa berbuat banyak karena api tiba-tiba sudah membesar dan melalap semua ruangan dan bagian atas rumah.
Menurut salah satu saksi yang juga merupakan Adik Korban, Tata (37) mengatakan,”Kebakaran yang meludeskan rumah milik kakaknya ini terjadi diduga akibat korsleting arus listrik yang ada di ruangan tamu. Semua yang ada di dalam rumah ludes terbakar, seperti sepeda motor metik, uang tunai lebih dari Rp 46 juta, surat surat berharga dan barang-barang berharga lainnya,” terangnya.
“Saat kejadian, kakak saya dan dua anaknya ada didalam rumah, syukur alhamdulilah mereka semua selamat. Namun, anaknya yang paling besar terkena luka bakar akibat terjatuh pada saat mau memadamkan api, dan suaminya saat kejadian belum pulang bekerja,” ujar Tata.
Satgas PB BPBD Rengasdengklok, Imam Subagja saat ditemui ditempat kejadian mengatakan, “Berdasarkan hasil keterangan dari anak korban, Yudi (21) mengatakan yang pertama melihat kebakaran terjadi adalah ibunya yang kemudian membangunkannya. Ia melihat percikan api bermula dari atap ruangan tamu yang membakar atap yang menggunakan bahan plastik dan berada di sekeliling lampu listrik,” ungkapnya.
Kemudian lanjutnya, “Dengan cepat api menjalar ke yang lain, sehingga dirinya dan ibu beserta adiknya berlari keluar rumah dan meminta pertolongan para tetangga. Karena api sangat besar hingga menunggu dari pihak pemadam kebakaran datang,” kata Imam.
“Alhamdulillah, kejadian tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun anak korban terkena luka bakar ditubuhnya. Kerugian ditaksir hingga mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya.
Sementara itu, tampak dilokasi satu unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian, setelah kurang lebih satu jam api akhirnya bisa dipadamkan. Sedangkan barang-barang dan rumah milik korban tidak bisa diselamatkan.
Hingga kini, Polsek Rengasdengklok masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
Kejadian ini semoga menjadi perhatian kita semua, perlunya perbaikan instalasi listrik secara berkala merupakan salah satu upaya dalam mencegah korsleting listrik yang dapat mengakibatkan kebakaran. Waspadalah.
(HP)










