Banyuwangi, CYBERNUSANTARA1.ID – Panorama indah dengan view Selat Bali dan bukit Sembulungan yang menjadi batas geografis pulau Jawa di ujung timur merupakan background dari pantai wisata gumuk kantong yang berada di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
Oleh karenanya, Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pantai Gumuk Kantong mengelola destinasi wisata tersebut sebagai sektor wisata yang mampu menggerakkan UMKM.
“Saat ini, rata-rata pengunjung tiap harinya mencapai kurang lebih 100 orang pengunjung, bahkan bisa mencapai 500 orang pengunjung saat hari minggu atau hari libur,” ungkap Supriyanto kepada media cybernusantara1.id, Minggu (05/03/2023).

“Pengunjung yang datang ini ada yang dari Kecamatan Muncar juga dari luar Kecamatan Muncar, bahkan dari Banyuwangi Kota dan dari kabupaten lainnya banyak yang datang menikmati indahnya Pantai Gumuk Kantong,” ungkap Supriyanto.
Lebih dari setahun POKDARWIS Gumuk Kantong ini menata area lokasi yang di rimbuni oleh pohon cemara dengan berbagai wahana bagi pengunjung. Baik wahana anak-anak berupa taman bermain, wahana berkuda hingga wahana memancing bagi para orang dewasa. Uniknya untuk wahana memancing ini pihak pengelola pantai wisata gumuk kantong menyediakan spot pemancingan khusus di tengah laut yang banyak sekali ikannya bagi para mancing mania,” paparnya.
Dari pantauan awak media, hingga kini Pantai Wisata Gumuk Kantong telah berhasil merubah suasana pantai biasa menjadi suasana pantai yang patut di jadikan destinasi wisata untuk refreshing bersama keluarga.

Hal itu karena jalan menuju Pantai Wisata Gumuk Kantong sudah di paving sehingga memudahkan kendaraan roda 2 dan 4 bahkan bus pariwisata dapat masuk dengan mudah dan nyaman.
Sementara itu saat di lokasi, Heni ( 37 ) Seorang pengunjung dari Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi mengaku menikmati suasana panorama pantai yang asri dan indah.
“Recommed deh. Tempatnya sejuk dan nyaman. Harga makanan dan minuman di sini pun murah meriah. Terlebih pihak pengelola sangat ramah ketika menyambut kita di pintu masuk,” ucapnya kepada awak media.
“Saya pribadi merasa tiket masuk sangat sesuai dengan pelayanannya. Kendaraan kita di jaga dan sampah kita mereka yang bersihkan. Jadi jangan merasa mahal untuk tiket masuk roda 2 Rp 10.000. Karena selain Kendaraan kita, kebersihannya pun terjaga, sehingga para pengunjung merasa nyaman,” ungkap Heni.
Lebih lanjut Heni mengatakan, “Untuk menjaga kebersihan pesisir pantai bukanlah hal yang mudah. Tetapi para Kelompok Sadar Wisata ( POKDARWIS ) Pantai gumuk kantong berhasil menjaga kebersihan dan keasrian pantai sehingga sangat nyaman bila dikunjungi,” tandasnya.
( Ried )










