Garut, CYBERNUSANTARA1.ID – Warga Kampung Cikandang Lebak, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, digegerkan dengan penemuan jasad pria tergeletak tragis di dalam sebuah kubangan air, Jumat sore (25/7/2025). Peristiwa ekstrem ini terjadi di area curam yang dikenal masyarakat sebagai Kali Kendi.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H, jajaran Polsek Cikajang kini tengah menangani insiden yang menggemparkan ini.
Kapolsek Cikajang AKP Patri Arsono, S.H. mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang remaja bernama Rudi (16) saat hendak mengaji, sekitar pukul 17.30 WIB. Remaja tersebut awalnya mengejar layang-layang yang putus, hingga akhirnya sampai di lokasi dan dikejutkan dengan sesosok tubuh pria dewasa tergeletak kaku dalam kubangan.
“Saksi langsung memberi tahu warga sekitar, dan bersama-sama mengevakuasi korban ke rumah,” ujar AKP Patri.
Identitas korban diketahui bernama Asep (55), warga sekitar yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Hasil pemeriksaan mengungkap luka serius di bagian kepala kiri serta lecet di perut korban.
TKP: Lokasi Maut yang Ekstrem
Investigasi awal mengungkapkan, lokasi kejadian adalah sebuah tebing curam dengan kemiringan hampir 90 derajat dan kedalaman mencapai 10 meter. Di tempat kejadian ditemukan sabit dan wadah rumput milik korban, yang menunjukkan bahwa korban kemungkinan sedang mencari rumput sebelum akhirnya terjatuh.
“Diduga korban terpeleset dan jatuh menghantam batu tajam di dasar tebing,” terang Kapolsek dalam keterangan lanjutan, Sabtu (26/7/2025).
Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi, dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah. Polisi tetap melakukan langkah-langkah prosedural mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga dokumentasi resmi.
Peringatan Serius dari Kepolisian
Polsek Cikajang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di medan berbahaya, seperti area tebing atau jurang, apalagi jika dilakukan sendirian.
“Kami harap masyarakat lebih berhati-hati, jangan anggap remeh medan ekstrem, nyawa taruhannya,” tegas AKP Patri.
Sumber : Bidhumas Polda Jabar










