Dedi Mulyadi Bacakan Amanat Presiden Prabowo pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Jabar

TNI/POLRI13 Dilihat
banner 468x60

Bandung | CYBERNUSANTARA1.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Dalam amanat Presiden yang dibacakannya, Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri sekaligus apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan pengorbanan seluruh personel kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, saya selaku Presiden Republik Indonesia menyampaikan selamat dan rasa bangga kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun saudara-saudara bertugas. Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras, dedikasi, dan pengabdian yang telah diberikan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah,” demikian amanat Presiden Prabowo Subianto yang dibacakan Dedi Mulyadi.

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum untuk menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta berintegritas.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan akan semakin kompleks. Selain menghadapi perkembangan geopolitik global, Polri juga dituntut mampu mengantisipasi ancaman kejahatan siber, kejahatan transnasional, penyalahgunaan narkotika, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.

Karena itu, Presiden menekankan pentingnya transformasi Polri agar semakin adaptif, prediktif, responsif, dan profesional dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman.

Presiden juga memberikan apresiasi atas kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan nasional, pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online, serta pengamanan berbagai proyek strategis nasional. Selain itu, Polri juga dinilai berperan aktif dalam mendukung penyediaan perumahan bagi personel Polri maupun masyarakat.

Sebagai arah kebijakan ke depan, Presiden Prabowo memberikan lima penekanan utama kepada seluruh jajaran Polri, yaitu:

Memperkuat reformasi kelembagaan Polri.

Meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.

Memperkuat kapasitas dan kualitas sumber daya manusia.

Meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika strategis.

Memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga membangun serta mempertahankan kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, adil, transparan, humanis, dan berintegritas.

Menutup amanatnya, Presiden Prabowo mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara serta setiap pelayanan kepada masyarakat sebagai kehormatan yang harus dijaga.

“Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman. Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian pesan Presiden Prabowo Subianto yang dibacakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jawa Barat.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi penguat semangat seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dicintai rakyat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *