BANDUNG | CYBERNUSANTARA1.ID — Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari lahan yang luas. Di Kelurahan Pasir Biru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, pemanfaatan pekarangan rumah melalui program Buruan Sae menjadi bukti bahwa kemandirian pangan dapat tumbuh dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan komunitas warga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Biru Polsek Panyileukan Polrestabes Bandung, Bripka Agus Nurdiansyah, S.H., melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan program Buruan Sae di RW 11 Kelurahan Pasir Biru, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan pemanfaatan lahan pekarangan yang dikelola warga menjadi area pertanian produktif. Berbagai komoditas pangan dan hortikultura tumbuh subur di lokasi tersebut, mulai dari cabai, bawang daun, tomat, jeruk purut, mangga, hingga buah naga.
Tak hanya tanaman produktif, kawasan Buruan Sae juga dimanfaatkan untuk budidaya peternakan skala rumah tangga seperti ayam kampung serta bebek atau entog yang dapat menunjang kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Bripka Agus Nurdiansyah menyampaikan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motivator yang mendorong warga untuk terus mengembangkan program tersebut.
“Program Buruan Sae merupakan langkah nyata dalam membangun kemandirian pangan masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, warga dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang produktif dan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Program Buruan Sae sendiri menjadi salah satu inovasi berbasis masyarakat yang mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Selain meningkatkan ketersediaan bahan pangan segar, program ini juga memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian warga terhadap lingkungan.
Kehadiran Polri dalam mendampingi program tersebut menjadi bagian dari komitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Bhabinkamtibmas terus membangun sinergi dengan warga agar berbagai program pemberdayaan dapat berjalan optimal.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Warga pun menyambut positif pendampingan yang dilakukan karena dinilai mampu memberikan semangat serta motivasi dalam mengembangkan kawasan Buruan Sae menjadi sentra pangan produktif di lingkungan mereka.
Dengan semakin berkembangnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui program Buruan Sae, diharapkan masyarakat dapat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional dari tingkat lingkungan hingga skala yang lebih luas.














