Dr. Firman Adi Candra Sampaikan Ucapan Selamat Isra Mi’raj, Tegaskan Spirit Iman, Etika Hukum, dan Pelayanan Umat

banner 468x60

BEKASI | CYBERNUSANTARA1.ID — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimaknai sebagai momentum refleksi spiritual yang sarat dengan pesan keteladanan, integritas, dan pengabdian kepada umat.

Hal tersebut disampaikan Dr. H. Firman Adi Candra, S.E., S.H., M.H., praktisi hukum nasional sekaligus Owner PT. FATOUR Travel Indonesia—penyelenggara perjalanan haji dan umrah yang telah berizin resmi dari Kementerian Agama RI—serta Ketua DPP AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umrah Republik Indonesia), Jumat (16/1/2026).

Ucapan tersebut disampaikan di Jalan Pulo Sirih Utama Boulevard Blok AE 103A, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, tempat Dr. Firman menjalankan aktivitas profesionalnya.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar FATOUR Travel Indonesia, saya mengucapkan Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Semoga peristiwa agung ini memperkuat keimanan, akhlak, dan tanggung jawab moral kita dalam melayani umat dan bangsa,” ujar Dr. Firman.

Sebagai penasehat hukum media Cybernusantara1.id, Dr. Firman menegaskan bahwa Isra Mi’raj tidak hanya menjadi peristiwa spiritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai universal yang relevan dalam dunia hukum, pendidikan, dan pelayanan publik.

“Isra Mi’raj mengajarkan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Allah dan tanggung jawab sosial. Dalam profesi hukum, nilai ini tercermin dalam kejujuran, keberanian menegakkan keadilan, dan konsistensi pada etika,” tegasnya.

Diketahui, Dr. Firman juga aktif sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) serta berprofesi sebagai Advokat Nasional yang kerap tampil di berbagai media televisi dan platform digital. Aktivitasnya juga dikenal luas melalui akun media sosial Instagram @doctorfirmancandra, yang banyak membahas edukasi hukum dan isu kebangsaan.

Menurutnya, spirit Isra Mi’raj juga sejalan dengan komitmen penyelenggara haji dan umrah dalam memberikan pelayanan yang amanah dan profesional kepada jamaah.

“Pelayanan ibadah adalah amanah besar. Nilai spiritual Isra Mi’raj menjadi pengingat agar setiap proses dijalankan dengan kejujuran, kepastian hukum, dan orientasi pada kemaslahatan umat,” katanya.

Dr. Firman juga menyoroti peran strategis media dalam menyebarkan pesan moral dan edukatif kepada masyarakat. Ia menilai media yang berintegritas memiliki kontribusi besar dalam membangun kesadaran hukum dan spiritual publik.

“Media harus menjadi ruang pencerahan, bukan sekadar penyampai informasi. Nilai Isra Mi’raj dapat menjadi spirit dalam menjaga objektivitas, etika, dan tanggung jawab sosial pers,” ungkapnya.

Ia berharap peringatan Isra Mi’raj 2026 dapat menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat pengabdian lintas profesi demi Indonesia yang berkeadilan dan bermartabat.

“Semoga Isra Mi’raj membawa keberkahan, ketenangan, dan kekuatan moral bagi seluruh umat Islam dan bangsa Indonesia,” pungkas Dr. Firman.

Peringatan hari besar keagamaan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga refleksi mendalam untuk menginternalisasi nilai spiritual dalam praktik hukum, pendidikan, pelayanan ibadah, dan kehidupan berbangsa. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *